Perkuat Strategi Transformasi Bisnis, Pertamina Training and Consulting Bukukan Laba Rp 152,9 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pertamina Training and Consulting, anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang konsultasi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), mencatatkan laba (audited) sebesar Rp 152,9 miliar sepanjang 2025 naik 1,04% dibandingkan tahun 2024.
Capaian yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Gedung Oil Centre Jakarta pada Rabu (7/5/2026) itu menegaskan ketahanan bisnis perusahaan di tengah dinamika industri sekaligus memperkuat pijakan transformasi jangka panjang.
Baca Juga
Pertamina Bawa Produk UMKM Mitra Binaan Masuk Booklet Pelita Air
"Kinerja itu mencerminkan kemampuan PT Pertamina Training and Consulting (PTC) menjaga stabilitas usaha sekaligus beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan pasar melalui diversifikasi layanan bisnis," kata manajemen PT Pertamina Training and Consulting dikutip Senin (11/5/2025).
Dalam pengelolaan effective tax ratio (ETR), perusahaan juga mencatat konsistensi pada level 23,3%, melampaui target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025 revisi. Pencapaian tersebut menjadi salah satu indikator efektivitas pengelolaan keuangan perusahaan. Kontribusi terbesar pendapatan PTC sepanjang 2025 berasal dari lini manpower business atau layanan penyediaan tenaga kerja dengan porsi 70,88%.
Sementara itu, lini others business yang mencakup layanan konsultasi, event management, dan teknologi informasi menyumbang 21,96%. Adapun lini development center atau pusat pengembangan kompetensi berkontribusi sebesar 7,16%. Komposisi ini menunjukkan portofolio bisnis perusahaan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Sepanjang 2025, PTC meraih 19 penghargaan serta 9 sertifikasi berstandar nasional maupun internasional. Beberapa sertifikasi yang berhasil diraih, antara lain ISO 14001:2015 untuk sistem manajemen lingkungan, ISO 45001:2018 untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, serta peringkat kredit idA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Dalam implementasi good corporate governance atau tata kelola perusahaan yang baik, PTC mencatat skor 111,75%. Angka ini meningkat 2,82% dibandingkan tahun sebelumnya sekaligus mempertahankan kategori Leadership in Corporate Governance.
Pencapaian tersebut memperkuat komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran secara konsisten. Pada aspek Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan juga mencatat skor social return on investment (SROI) sebesar 1:4,50. Artinya, setiap Rp 1 yang diinvestasikan dalam program sosial menghasilkan nilai sosial, lingkungan, dan ekonomi sebesar Rp 4,50. Nilai tersebut dihasilkan melalui berbagai program yang berfokus pada pendidikan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga
UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi Rp10,6 Miliar di Inabuyer B2B2G Expo 2026
Pemaparan kinerja dalam agenda RUPS disampaikan oleh Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Amir Faisal bersama Direktur Utama PT Pertamina Training and Consulting Muhammad S. Fauzani. Paparan tersebut disampaikan di hadapan para pemegang saham yang diwakili oleh Manager SJV Management I PT Pertamina (Persero) Baginda Mulia Pandapotan Saragih dan Direktur PT Pertamina Pedeve Indonesia Rahmi Amini.
Manajemen menilai capaian sepanjang 2025 menjadi indikator penting atas pertumbuhan dan keselarasan strategi bisnis perusahaan. Dengan fondasi tersebut, PTC menyatakan siap mempercepat roadmap transformasi menuju visi “Driving Nine to Twentynine”.

