Transformasi SDM dan Produksi Jadi Kunci Penguatan UMKM Wedang Uwuh
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Program pengabdian masyarakat bertajuk “Transformasi SDM UMKM Wedang Uwuh melalui Pengembangan Keterampilan Produksi, Inovasi, dan Keberlanjutan Usaha” telah dilaksanakan pada 31 Januari 2026 di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pemuda desa, anggota keluarga pelaku usaha, serta pegawai UMKM Wedang Uwuh yang telah berpengalaman (senior). Keterlibatan lintas generasi ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan pengetahuan tradisional sekaligus mendorong adaptasi terhadap kebutuhan pasar modern.
Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Betania Kartika mengatakan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan yang dihadapi mitra, seperti krisis regenerasi tenaga kerja akibat dominasi perajin senior, belum adanya standarisasi proses produksi yang berdampak pada kualitas produk yang tidak konsisten, serta keterbatasan inovasi produk yang menghambat daya saing di pasar.
"Kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan UMKM Wedang Uwuh di tengah meningkatnya peluang pasar," ucap Betania dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/5/2026).
Sebagai solusi, tim pengabdian melaksanakan rangkaian kegiatan yang terintegrasi, dimulai dari pelatihan regenerasi SDM melalui praktik langsung peracikan Wedang Uwuh dengan melibatkan perajin senior sebagai mentor, penyusunan dan implementasi SOP produksi untuk menjamin konsistensi kualitas, hingga pelatihan inovasi produk yang mendorong pengembangan kemasan dan variasi produk yang lebih modern dan menarik.
Baca Juga
Kemenkes Terbitkan Aturan Pencantuman Nutri Level pada Makanan Minuman Kemasan, Ini Panduannya
"Selain itu, penggunaan teknologi sederhana seperti timbangan digital dan smartphone dimanfaatkan untuk mendukung proses produksi yang lebih terstandar serta pemasaran digital yang lebih efektif," imbuhnya.
Kegiatan ini memberikan dampak yang signifikan, di antaranya meningkatnya keterampilan peserta, tersusunnya SOP produksi sebagai pedoman baku, meningkatnya kualitas dan konsistensi produk, serta terjadinya transfer pengetahuan antar generasi secara lebih sistematis. Selain itu, kemampuan inovasi dan pemasaran digital juga meningkat, sehingga memperkuat daya saing UMKM Wedang Uwuh di pasar yang lebih luas.
Menurutnya, program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pelatihan berbasis keterampilan, mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan UMKM, memastikan pola produksi yang bertanggung jawab melalui standarisasi proses, serta memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. Untuk memastikan keberlanjutan program, tim pengabdian menyediakan dokumentasi pelatihan berupa SOP dan video, membentuk grup komunikasi digital untuk konsultasi berkelanjutan, serta menunjuk koordinator lokal sebagai trainer bagi SDM baru.
"Dengan langkah ini, proses regenerasi, standarisasi, dan inovasi diharapkan terus berjalan secara mandiri di lingkungan UMKM," pungkasnya.

