Pemerintah Targetkan 10 Juta Lapangan Kerja Baru Lewat UMKM dan Ekraf
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan komitmen pemerintah menciptakan 10 juta lapangan kerja baru dalam 5 tahun ke depan. Target ambisius ini akan difokuskan melalui pemberdayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif (ekraf).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di M Bloc Space, Jakarta, pada Senin (4/5/2026). Dalam agenda tersebut, Muhaimin hadir bersama Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya.
Baca Juga
KUR Rp 10 Triliun Disiapkan, Menekraf Mau Ekraf ‘Go Global’ Lewat Forum B57+
Muhaimin menjelaskan pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat mengakses peluang ekonomi dengan lebih mudah. "Kita punya target insyaallah 10 juta penduduk 5 tahun ke depan, ini bisa pertama berusaha dengan mudah, yang kedua mendapatkan pekerjaan baik," ujar Muhaimin.
Menurutnya, sektor UMKM dan ekonomi kreatif memegang peranan krusial sebagai elemen penting dalam merekrut tenaga kerja sekaligus menumbuhkan pelaku bisnis baru di berbagai kalangan masyarakat.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah mengandalkan kredit usaha rakyat (KUR) sebagai instrumen utama permodalan. Penyaluran KUR yang efektif sebagai langkah nyata untuk membuka lapangan pekerjaan dan memperkuat daya saing pelaku usaha dalam mengantisipasi tantangan ekonomi masa depan.
Baca Juga
Selain permodalan, pemerintah menekankan pentingnya kolaborasi strategis, seperti yang terlihat di M Bloc Space. Area tersebut dinilai sukses karena melibatkan sinergi antara BUMN yakni Perum Peruri, pelaku ekonomi kreatif, dan pemerintah daerah.
Tidak hanya di perkotaan, Muhaimin juga mengarahkan fokus pemberdayaan ke tingkat desa. Potensi ekonomi kreatif di desa, termasuk sektor pariwisata, akan terus digerakkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi lokal.
"Potensi ekonomi kreatif di desa baik pariwisata, potensi ekonomi kreatif di desa akan menjadi terus konsentrasi kerja kita," tambahnya.

