Hutama Karya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di 4 Provinsi
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Hutama Karya (Persero) secara masif mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang tersebar di empat provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara.
Proyek strategis ini merupakan penugasan resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis untuk memastikan kesiapan fasilitas pendidikan pada tahun ajaran baru mendatang. Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya mengemban peran ganda, tidak hanya sebagai pelaksana konstruksi teknis, tetapi juga sebagai pengendali percepatan lintas wilayah guna menjamin program prioritas nasional ini berjalan tepat waktu.
"Pembangunan Sekolah Rakyat di empat provinsi ini memiliki kompleksitas tinggi karena menuntut eksekusi serempak dengan standar mutu yang setara di setiap lokasi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Hutama Karya menerapkan pola percepatan terintegrasi yang mencakup sinkronisasi tahapan kerja, mobilisasi sumber daya secara efektif, hingga penguatan pengawasan lapangan," demikian pernyataan manajemen dikutip dari laman resmi Hutama Karya, Sabtu (2/5/2026).
Pendekatan ini menurut manajemen akan memastikan bahwa meskipun lokasi proyek terpisah secara geografis, seluruh pengerjaan tetap berada dalam koridor target yang selaras dan terukur.
Sekadar informasi, Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari agenda strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat di kawasan yang belum sepenuhnya terjangkau layanan formal.
Baca Juga
Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Tahap II Rp 26,2 T Digeber, Progres Fisik Tembus 15,54%
"Keterlibatan Hutama Karya dalam proyek ini mencerminkan peran nyata BUMN konstruksi dalam mendukung pemerataan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Sebaran proyek sendiri mencakup Kabupaten Pandeglang dan Lebak di Banten, kawasan perkotaan padat di DKI Jakarta, Kabupaten Mamuju dan Polewali Mandar di Sulawesi Barat, serta Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara di Maluku Utara," tutur manajemen.
Setiap kawasan Sekolah Rakyat dirancang secara komprehensif, mencakup bangunan sekolah, asrama, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, hingga infrastruktur penunjang lainnya. Mengingat lingkup pekerjaan yang sangat luas, perusahaan menjalankan pekerjaan secara paralel dengan pengawasan mutu yang ketat. Skema kolaborasi operasi juga diterapkan di beberapa wilayah untuk menjaga kelincahan pelaksanaan tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja maupun kesiapan fungsi fasilitas sejak hari pertama digunakan.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, menyatakan bahwa tantangan utama proyek ini adalah menjaga konsistensi standar di banyak titik sekaligus.
"Tantangan utama bukan hanya membangun di banyak titik sekaligus, melainkan memastikan seluruh lokasi bergerak dalam standar mutu dan target fungsi yang sama agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat," ujar Hamdani.

