Bagikan

Harga Emas Antam Stagnan di Rp 2,805 Juta, Dolar AS Menguat

Poin Penting

Harga emas Antam stagnan di Rp 2,805 juta per gram di tengah pelemahan harga emas global.
Penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi menekan daya tarik investasi emas.
Lonjakan harga minyak di atas US$ 100 per barel memicu inflasi dan menahan kenaikan emas.

JAKARTA, Investortrust.id- Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Jumat (24/4/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,805 juta atau stagnan dari Kamis (23/4/2026) Rp 2,805 juta per gram saat emas dunia melemah seiring penguatan dolar AS dan lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi, di tengah ketidakpastian arah konflik setelah pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali terhenti.

Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,610 juta atau stagnan dari sebelumnya Rp 2,610 juta.

Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang turun pada Kamis (23/4/2026). Harga emas turun 0,6% menjadi US$ 4.706,49 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS pengiriman Juni melemah 0,6% ke level US$ 4.727. Pelemahan ini terjadi saat dolar menguat tipis dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun naik ke level tertinggi dalam lebih dari sepekan.


Baca Juga

Harga Emas Turun Saat Dolar Menguat, Pasar Tunggu Sinyal AS-Iran

Penguatan dolar membuat emas yang dihargakan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi investor global. Pada saat yang sama, kenaikan imbal hasil obligasi meningkatkan biaya peluang memegang emas, karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil.

Tekanan tambahan datang dari meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Selat Hormuz. Iran dilaporkan menyita dua kapal di jalur pelayaran strategis tersebut, setelah Presiden AS Donald Trump menunda rencana serangan tanpa batas waktu. Kondisi ini terjadi tanpa adanya tanda bahwa pembicaraan damai akan segera dilanjutkan.

Pemerintah Iran juga menuduh Washington melanggar gencatan senjata dengan tetap mempertahankan blokade terhadap perdagangan laut Iran. Ketegangan ini mendorong harga minyak mentah jenis Brent melonjak di atas US$ 100 per barel.

Lonjakan harga energi berpotensi memperkuat tekanan inflasi global. Dalam kondisi tersebut, suku bunga cenderung bertahan tinggi lebih lama. Meski emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga justru mengurangi daya tariknya.


Baca Juga

Imbas Kenaikan Harga Energi Dunia, Biaya Kemasan Plastik Picu Lonjakan Harga Minyak Goreng

Survei Reuters terhadap ekonom menunjukkan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), kemungkinan akan menunda pemangkasan suku bunga setidaknya enam bulan ke depan akibat lonjakan inflasi yang dipicu gangguan energi.

Datar harga emas Antam hari ini:

- Emas 0,5 gram: Rp 1,452 juta

- Emas 1 gram: Rp 2,805 juta

- Emas 2 gram: Rp 5,550 juta

- Emas 3 gram: Rp 8,300 juta

- Emas 5 gram: Rp 13,800 juta

- Emas 10 gram: Rp 27,545 juta

- Emas 25 gram: Rp 68,737 juta

- Emas 50 gram: Rp 137,395 juta

- Emas 100 gram: Rp 274,712 juta

- Emas 250 gram: Rp 686,515 juta

- Emas 500 gram: Rp 1,372,820 miliar

- Emas 1.000 gram: Rp 2,745,600 miliar.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024