Danantara Dorong Bio Farma Rombak Budaya
Poin Penting
|
BANDUNG, investortrust.id — Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat posisi PT Bio Farma (Persero) sebagai garda terdepan dalam ekosistem kesehatan nasional. Dalam kunjungan kerjanya ke Bandung, Senin (20/4/2026), Dony meminta raksasa farmasi tersebut melakukan perombakan budaya kerja demi meningkatkan daya saing global.
Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian supervisi strategis yang dilakukan BP BUMN dan PT Danantara Asset Management (DAM) untuk memastikan perusahaan pelat merah sektor kesehatan beroperasi dengan standar integritas tertinggi.
Dony menekankan Bio Farma memiliki tanggung jawab moral yang besar karena produknya bersentuhan langsung dengan keselamatan nyawa masyarakat. Oleh karena itu, ia menuntut adanya perubahan fundamental dalam etos kerja di setiap lini operasional.
"Bio Farma memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan layanan kesehatan yang aman. Karena itu, penguatan budaya kerja yang berorientasi pada kualitas, akuntabilitas, dan pelayanan menjadi hal yang tidak bisa ditawar," tegas Dony Oskaria di hadapan jajaran pimpinan Bio Farma.
Baca Juga
Tingkatkan Kapasitas Produksi Hingga 5 Kali Lipat, Bio Farma Bakal Bangun Pabrik Baru
Sebagai induk (holding) BUMN Farmasi, Bio Farma didorong untuk tidak hanya bermain di pasar domestik, tetapi juga mampu menjawab tantangan di sektor bioteknologi dunia. Ada tiga poin utama yang menjadi mandat BP BUMN untuk Bio Farma:
1. Peningkatan Kapasitas Produksi: Memastikan stok obat dan vaksin nasional tercukupi.
2. Inovasi Berkelanjutan: Mempercepat riset dan pengembangan produk kesehatan berbasis teknologi terbaru.
3. Efisiensi Distribusi: Menjamin akses produk kesehatan yang bermutu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
BP BUMN bersama Danantara berkomitmen untuk mengawal transformasi ini melalui penguatan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) dan optimalisasi aset. Dony menilai bahwa transparansi dan profesionalisme adalah kunci agar Bio Farma adaptif terhadap perkembangan teknologi kesehatan yang sangat cepat.
"Kita ingin Bio Farma lebih unggul dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Transformasi ini harus dijalankan dengan integritas tinggi agar kepercayaan publik tetap terjaga," tambahnya.
Melalui pengawasan ketat dari Danantara, Bio Farma diharapkan mampu memperkuat fundamental bisnisnya sekaligus menjadi mesin penggerak dalam mewujudkan ketahanan kesehatan nasional yang mandiri dan tangguh.

