Cuaca Ekstrem Picu Rekayasa 40 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta
TANGERANG, investortrust.id — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau Injourney Airports merekayasa 40 trafik penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) karena cuaca ekstrem, Senin (6/4/2026) siang.
Berdasarkan data Airport Operation Control Center (AOCC), tercatat sebanyak 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain, 14 penerbangan melakukan prosedur holding, 13 penerbangan melakukan go around, serta satu penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA) akibat hujan lebat berintensitas tinggi disertai potensi windshear di kawasan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
Baca Juga
BNPB Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem 2 Hari Mendatang
Assistant Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan menyatakan, keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional.
"Kami terus berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, maskapai, serta seluruh stakeholder terkait guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali di tengah kondisi cuaca yang kurang kondusif," kata Yudistiawan dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).
Di sisi lain, seluruh fasilitas sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron dipastikan berada dalam kondisi baik dan tetap dapat beroperasi secara normal tanpa adanya genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.
Dikatakan Yudistiawan, cuaca ekstrem tersebut juga berdampak di satu titik atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3. Ia menyebut atap jebol tersebut segera ditangani petugas dalam tempo sesingkat-singkatnya.
“Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit. Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan. Saat ini area tersebut dalam kondisi bersih dan situasi telah kembali kondusif, dengan operasional bandara tetap berjalan lancar,” tutur Yudistiawan.
Baca Juga
Trafik Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Tembus 1,9 Juta Orang Selama Periode Lebaran 2026
Ia menambahkan, personel bandara melakukan pengawasan selama 24 jam terhadap seluruh fasilitas, termasuk infrastruktur bangunan, sehingga area yang berpotensi terdampak dapat segera disterilisasi.
"Kami mengimbau kepada seluruh penumpang untuk memantau informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun layar informasi di bandara serta datang lebih awal guna mengantisipasi penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca," kata Yudistiawan.

