KAI Daop 1 Operasikan 85 KA saat Libur Panjang Paskah, Lebih dari 126 Ribu Tiket Terjual
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengoperasikan total 85 perjalanan kereta api (KA) per hari selama periode libur panjang Paskah pada 2–6 April 2026. Jumlah itu terdiri atas 68 KA reguler dan 17 KA tambahan.
“Dengan dukungan 68 KA reguler dan 17 KA tambahan, kapasitas angkut yang disediakan masih cukup longgar, khususnya pada 3-6 April 2026. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan ketersediaan tiket ini dan merencanakan perjalanan dengan KA yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).
Selama periode tersebut, menurut Franoto, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 226.225 tempat duduk atau rata-rata 46.003 tempat duduk per hari. Hingga saat ini, lebih dari 126.000 tiket telah terjual.
Baca Juga
Seskab Teddy: Harga Tiket Turun, Kualitas Kereta Api Kerakyatan Terus Meningkat
Dia menjelaskan, sebanyak 17 KA tambahan yang dioperasikan meliputi 11 perjalanan dari Stasiun Gambir dan enam perjalanan dari Stasiun Pasar Senen. Penambahan perjalanan dilakukan untuk memperkuat layanan KA reguler sekaligus memberikan lebih banyak pilihan jadwal dan relasi perjalanan.
Berikut perincian okupansi dan ketersediaan tiket periode 2–6 April 2026:
* 2 April 2026: okupansi 77%, tiket terjual 35.918, masih tersedia 10.802 tempat duduk
* 3 April 2026: okupansi 54%, tiket terjual 25.782, masih tersedia 21.205 tempat duduk
* 4 April 2026: okupansi 29%, tiket terjual 13.785, masih tersedia 33.015 tempat duduk
* 5 April 2026: okupansi 33%, tiket terjual 15.570, masih tersedia 31.257 tempat duduk
* 6 April 2026: okupansi 25%, tiket terjual 10.371, masih tersedia 30.096 tempat duduk
Baca Juga
Pada Kamis (2/4/2026), kata Franoto, volume penumpang di wilayah Daop 1 Jakarta tercatat relatif seimbang. Jumlah penumpang naik mencapai 35.918 pelanggan, sedangkan penumpang turun sebanyak 35.886 pelanggan.
Kenaikan volume penumpang paling tinggi terjadi, menurut Franoto Wibowo, di Stasiun Pasar Senen sebanyak 15.171 pelanggan, disusul Stasiun Gambir 12.173 pelanggan, dan Stasiun Bekasi 4.095 pelanggan.
“Penurunan jumlah penumpang tertinggi tercatat di Stasiun Pasar Senen sebanyak 15.641 pelanggan, diikuti Stasiun Gambir 7.374 pelanggan, dan Stasiun Bekasi 5.498 pelanggan,” tutur dia.

