Istana Minta Maaf atas Kemacetan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk
JAKARTA, investortrust.id - Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan permintaan maaf atas kemacetan arus mudik di sejumlah titik. Salah satu yang disorot adalah penumpukan kendaraan di jalur Pelabuhan Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
Pras, sapaan Prasetyo Hadir, mengakui lonjakan trafik terjadi di pelabuhan peny
Baca Juga
Antrean Ketapang–Gilimanuk Mulai Terurai, ASDP Operasikan 33 Kapal
Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk. Kondisi tersebut dipicu tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
“Memang ada beberapa kejadian yang sedikit ada penumpukan lonjakan trafik yang luar biasa di penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk,” ujar Pras di kantor Kemenhan, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Meski demikian, pemerintah memastikan terus melakukan pemantauan di lapangan. Petugas dikerahkan untuk mencari solusi guna mengurangi antrean dan kemacetan.
Mensesneg menegaskan koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat. Hal ini untuk memastikan arus mudik dan balik dapat berjalan lebih lancar.
Baca Juga
Selain itu, pemerintah juga menerapkan kebijakan work from anywhere untuk mengurai kepadatan. Skema ini diharapkan dapat menyebar pergerakan pemudik agar tidak terpusat di satu waktu.
Ia turut mengapresiasi masyarakat yang memilih mudik lebih awal. Langkah tersebut dinilai membantu mengurangi potensi penumpukan pada puncak arus mudik.

