Meutya Hafid Dorong Gerakan Indonesia ASRI, Budaya Bersih Jadi Fondasi Disiplin ASN Komdigi
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) merapkan budaya bersih melalui Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) sebagai fondasi disiplin aparatur. Setiap pegawai diminta membersihkan ruang kerjanya sendiri, tanpa bergantung pada petugas kebersihan.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, gerakan ini bagian dari tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar kementerian dan lembaga membangun lingkungan kerja yang tertib, sehat, dan aman sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang profesional.
Baca Juga
Kemenkomdigi Siagakan 386 Posko Digital di Mudik Lebaran 2026
Menurut Meutya, kebersihan bukan sekadar urusan teknis, melainkan cerminan tanggung jawab dan integritas aparatur negara dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Sesuai arahan Pak Presiden, kita bertanggung jawab terhadap lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI,” kata Meutya di Lapangan Anantakupa, Kantor Kementerian Komdigi, Jumat (13/02/2026).
Ia menegaskan kebersihan kantor tidak boleh bergantung pada petugas kebersihan. Setiap pegawai diminta membersihkan ruang kerjanya sendiri dan membangun kebiasaan korve rutin agar budaya bersih menjadi bagian dari etos kerja.
Baca Juga
Wamenkomdigi Ungkap Peran Vital Jurnalisme Perangi Banjir Konten AI
“Hari ini, kita sebarkan kegiatan ASRI sampai ke ruang kerja. Kita tidak hanya mengandalkan OB. Kebiasaan ini harus kita lakukan terus,” ujarnya.
Menjelang Ramadan dan Imlek, Meutya meminta, kegiatan korve dilakukan setiap Jumat pagi. Ia ingin suasana kerja yang bersih menjadi bagian dari persiapan menyambut bulan ibadah dan hari besar keagamaan. “Saya ingin setiap Jumat pagi kita lakukan pembersihan lingkungan kantor. Menjelang Ramadan dan Imlek, kita mulai dengan hati yang bersih,” tegasnya.
Kegiatan ini diikuti Pejabat Tinggi Madya, Pejabat Tinggi Pratama, serta seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital. Korve bersama tersebut menjadi langkah awal membangun disiplin kolektif dan tanggung jawab pribadi terhadap lingkungan kerja.

