Studi Kelayakan Rampung, Hub Central Cawang Masuk Fase Pelelangan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan proyek pengembangan Hub Central Cawang akan segera memasuki tahap pelelangan setelah studi kelayakan (feasibility study/FS) diselesaikan akhir tahun 2025.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza menyampaikan, tahapan yang disiapkan saat ini ialah penyiapan dokumen pelelangan. “Kita lagi proses menyiapkan dokumen buat lelang,” ungkap dia saat ditemui di Halte Bundaran HI Astra, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Menurut Welfizon, Hub Central Cawang diproyeksikan menjadi titik integrasi utama layanan Transjakarta karena telah dilalui berbagai rute, baik rute dalam kota maupun layanan Transjabodetabek. Pengembangan hub tersebut ditujukan untuk memperkuat fungsi interkoneksi antarrute dan mendukung kelancaran perpindahan penumpang.
Sekadar informasi, Transjakarta berencana mengembangkan Halte Cawang Sentral menjadi Hub Central Cawang yang akan berfungsi sebagai titik transit utama atau transit hub guna menyokong simpul transportasi terintegrasi di Jabodetabek.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza menyatakan, halte Cawang Sentral bakal menjadi pusat pertemuan berbagai moda transportasi untuk memudahkan mobilitas masyarakat dari wilayah penyangga.
“Cawang itu nanti jadi Hub Central Cawang, itu menjadi interchange antara angkutan Transjabodetabek dari arah timur Jakarta. Jadi interchange orang dari Bekasi, sehingga kapasitas fasilitasnya kita tingkatkan,” kata Welfizon saat ditemui di Halte Tosari, Jakarta, Minggu (26/10/2025).
Baca Juga
Tiga Halte Transjakarta Jadi Proyek Percontohan Revitalisasi 2026
Kawasan Cawang telah menjadi simpul moda transportasi mulai dari Transjabodetabek, Stasiun KRL Cawang, Stasiun LRT Jabodebek Cikoko, hingga selangkah lebih dekat dengan Stasiun KCIC alias Whoosh di Halim.
Welfizon Yuza menargetkan dokumen detail engineering design (DED) proyek tersebut rampung pada akhir 2025. “Kami sedang matangkan DED perencanaannya sampai akhir tahun ini,” tutur dia.
Dia membidik pembangunan fisik proyek dimulai awal tahun depan. “Pada 2026 awal sudah mulai konstruksi, ditargetkan pada 2026 sudah bisa diresmikan,” tegas Welfizon.

