Prabowo Panggil Purbaya hingga Dony Oskaria ke Istana, Bahas Apa?
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pejabat Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/11/2025). Berdasarkan pantauan investortrust.id, para menteri tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.55 WIB.
Beberapa menteri dan pejabat yang telah hadir, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia serta COO Danantara yang juga Kepala BP BUMN Dony Oskaria.
Baca Juga
Temui Prabowo di Istana Merdeka, Ratu Maxima Disambut Tari Indang
Purbaya mengaku belum mengetahui secara pasti materi yang akan dibahas dalam rapat kali ini. Purbaya hanya menyebut subsidi LPG 3 kg menjadi salah satu hal yang akan dibahas.
"Rapat katanya ada yang berhubungan dengan subsidi LPG, gas itu," katanya.
Namun, Purbaya belum mengetahui secara detail mengenai hal tersebut. Termasuk adanya tambahan kuota LPG 3 kg menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru.
"LPG? Enggak. Nanti tanya Pak Bahlil Yang lebih mengerti," kata Purbaya.
Sementara itu, Bima Arya menyebut, rapat kali ini salah satunya akan membahas mengenai bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Selain bencana, rapat juga akan membahas infrastruktur dan perekonomian daerah.
"Ya, sepertinya antara lain begitu, ya (pembahasan rapat soal bencana), teapi kelihatannya ada juga hal-hal lain seperti infrastruktur di daerah, kondisi perekonomian di daerah, dan lain-lain, l" katanya.
Bima Arya mengatakan, Kemendagri terus melakukan komunikasi dengan kepala daerah yang daerahnya sedang menghadapi bencana. Tak hanya itu, Kemendagri telah mengutus Dirjen Adwil Safrizal untuk memonitor langsung penanganan bencana.
"Pak Safrizal juga, Dirjen Adwil, telah mengoordinasikan untuk akses tambahan ke sana dalam hal transportasi. Ya, helikopter dari polda, dari provinsi, dari Polri begitu ya, untuk diutamakan. Karena sampai saat ini masih terputus ke banyak daerah. Banyak sekali daerah di sana," katanya.
Baca Juga
Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Bahas Implementasi PLTS 1 Desa 1 Megawatt
Selain itu, Bima Arya telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo untuk mempercepat pemulihan akses komunikasi dan listrik.
"Karena PLN juga terputus, saya berkomunikasi, berkoordinasi dengan Wamenkomdigi, Pak Angga, yang segera dengan cepat, ya, berusaha untuk berkoordinasi dengan PLN dan para provider untuk memulihkan jalur komunikasi," katanya.

