Usulan Inggit Garnasih Jadi Pahlawan Nasional Sudah 4 Tahun 'Nongkrong' di Kemensos
JAKARTA, Investortrust.id -- Direktur Institut Sarinah Eva Sundari menyoroti sulitnya proses pengajuan gelar pahlawan nasional terhadap sosok dari kalangan perempuan dan rakyat biasa. Menurutnya selama ini gelar pahlawan kerap diberikan kepada laki-laki dan kalangan militer.
Salah satu tokoh perempuan yang telah lama diusulkan, belum juga ditetapkan sebagai pahlawan nasional adalah Inggit Garnasih. Bahkan, Eva mengungkapkan, Inggit sudah diusulkan sebagai pahlawan nasional sejak empat tahun lalu.
"Dari perempuan itu sulit sekali ya. Bu Inggit itu sudah 4 tahun nongkrong di Kemensos. Enggak diangkut-diangkut tuh, lengkap semua (berkas)," kata Eva dalam seminar bertajuk "Kobarkan Semangat Perjuangan Marsinah yang telah Ditetapkan Pahlawan Nasional" yang diselenggarakan Koalisi Serikat Pekerja - Partai Buruh (KSP-PB), Rabu (12/11/2025).
Baca Juga
Eva Sundari Ungkap Cerita di Balik Gelar Pahlawan Nasional Marsinah
Inggit Garnasih merupakan istri kedua Presiden Pertama RI Soekarno. Sebagai mantan istri, Inggit justru kerap dianggap tidak lagi memiliki kaitan dengan Soekarno. Eva menekankan penilaian tersebut sangat keliru.
"Jadi enggak kemudian hanya karena Bu Fatmawati sudah ada sebagai istri, terus Bu Inggitnya hilang. Enggak begitu dong cara mikirnya," ujarnya.
Eva menuturkan Inggit memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia. Inggit dinilai sebagai perintis pejuang kemerdekaan Indonesia.
"Dia yang menemani babat alas, babat hutan," tuturnya.
Eva mengungkapkan rekomendasi dari gubernur Jawa Barat juga tak bisa mempercepat usulan tersebut.
Baca Juga
Selain Inggit, Eva juga mengusulkan agar SK Trimurti juga ditetapkan sebagai pahlawan nasional. SK Trimurti merupakan menteri buruh pertama dan dianggap sebagai sosok perintis kemerdekaan Indonesia.
"Ini sudah sangat indah dan lengkap ya. Jadi saya akan bantu juga ya untuk naskah akademik kalau teman-teman di buruh setuju untuk dilakukan," tegasnya.

