Setahun Prabowo, Komisi I Nilai Indonesia Proaktif Suarakan Perdamaian Dunia
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id -- Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono menilai kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di bidang diplomasi luar negeri sudah sangat baik. Dave juga mengapresiasi sikap Presiden Prabowo yang turut berperan aktif dalam upaya perdamaian dunia.
"Kalau sudah baik sangat baik, tapi masih banyak juga yang perlu dilakukan untuk peningkatan posisi kita di berbagai macam forum, dan ini sudah dilaksanakan oleh Presiden dan juga Pak Menlu serta para wamennya dan juga seluruh duta besar kita sangat proaktif untuk menyuarakan peran-peran Indonesia dalam membantu menyelesaikan berbagai macam kemelut di dunia," kata Dave ditemui di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (20/10/2025).
Ia pun meminta pemerintah terus berupaya mewujudkan perdamaian di Palestina. Salah satunya adalah mengambil langkah tegas terkait sikap Israel yang melanggar kesepakatan gencatan senjata belum lama ini.
Baca Juga
"Kita sebagai masyarakat yang selalu menjunjung tinggi perdamaian dan selalu menyuarakan di berbagai macam forum akan pentingnya sebuah stabilitas regional dan juga global, kita terus mendorong agar kesepakatan perdamaian yang baru saja ditandatangani ini bisa benar-benar terlaksana, pembangunan bisa kembali dimulai, perbaikan rehabilitasi bisa segera dilaksanakan, dan juga masyarakat Palestina bisa kembali menjalankan hidupnya secara normal," ujarnya.
Dalam sidang PBB lalu Prabowo menyatakan kesiapannya mengirim 20 ribu pasukan penjaga perdamaian ke Gaza. Usia menghadiri KTT Mesir, Prabowo menegaskan kembali kesiapan Indonesia untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan, termasuk pengiriman pasukan perdamaian. Namun Dave meminta agar Presiden memastikan dasar mandat terkait rencana pengiriman pasukan tersebut.
"Mandatnya ini berlandaskan apa, apakah kita menggunakan mandat dari BBB atau berdasarkan kesepakatan itu adalah sebuah butir-butir yang memberikan otoritas untuk pengiriman pasukan. Karena pengiriman pasukan itu kan harus melintasi berbagai macam wilayah, harus jelas tupoksinya apa, fungsinya sebagaimana dan juga perlengkapan persenjataannya, apa yang mesti dibawa," ucapnya. (Febrianto Adi Saputro)

