Pemilu 2024 Usai, Mayoritas Masyarakat Masih Puas dengan Kinerja Jokowi
JAKARTA, investortrust.id - Mayoritas masyarakat masyarakat mengaku puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) seusai Pemilu 2024. Hal itu setidaknya berdasarkan survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang menununjukkan sebanyak 76,6% responden puas dengan kinerja Jokowil.
"76,6% masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Jokowi hari ini," kata pendiri Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei secara daring, Rabu (28/2/2024).
Angka approval rating Jokowi ini terdiri dari 27% responden yang sangat puas dan 49,6% responden yang cukup puas dengan kinerja Jokowi. Sementara, terdapat 11,4% responden yang kurang puas dan 9,3% responden yang tidak puas sama sekali. Selain itu, terdapat 2,7% responden yang tidak tahu atau tidak menjawab.
Burhanuddin mengatakan, temuan hasil survei ini menarik. Tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi ini menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kerja pemerintah di tengah tekanan inflasi.
"Jadi ini satu temuan yang satu sisi memberi gambaran yang optimis bahkan di tengah tekanan inflasi terutama akibat kenaikan harga beras, Presiden Jokowi masih di atas 76% tepatnya 76,6%. Artinya, meskipun ada banyak hal yang menjadi perhatian publik masyarakat secara umum masih percaya terhadap Presiden Jokowi," katanya.
Dipaparkan, sebanyak 30,4% publik puas dengan kinerja Jokowi karana sering memberikan bantuan kepada rakyat kecil, membangun infrastruktur sebanyak 26,5%, kinerja yang bagus sebanyak 14,9%, dan merakyat sebanyak 9,5%.
Meski demikian, Burhanuddin mengungkatpkan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi ini turun dibandingkan survei pada Januari 2024. Saat itu, approval rating Jokowi berada di angka 78,6%.
Burhanuddi mengungkapkan penurunan tersebut sejumlah faktor, seperti bantuan tidak merata sebanyak 25,9%, gagal memberantas korupsi 9,4%, harga kebutuhan pokok meningkat 7,9%, dan utang negara makin tinggi 5,9%.
"Kalau kita lihat trennya ada penurunan itu dari 78,6% survei telepon kami sebelum pemilu sekarang jadi 76,6%. Turun kurang lebih 2%," pungkas Burhanuddin.
Dalam kesempatan ini, Indikator juga merilis tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024. Sebanyak 82% responden mengaku puas dengan penyelenggaraan Pemilu 2024.
Survei ini digelar Indikator Politik Indonesia pada 18 Februari hingga 21 Februari 2024 lalu atau seusai Pemilu 2024. Survei dilakukan terhadap 1.227 responden dengan metode random digit dialing (RDD). Margin of error survei ini +- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

