Pancasila, Teknologi, dan Mimpi Besar Gobel untuk Indonesia
TANGSEL, investortrust.id — Anggota DPR RI, Rachmat Gobel, kembali menunjukkan komitmennya terhadap masa depan ekonomi Indonesia melalui pendekatan berbasis nilai, teknologi, dan kemandirian industri. Dalam forum nasional bertajuk “Belajar dari Gobel: Falsafah Pancasila, Industrialisasi Nasional, Kewirausahaan & Inovasi Teknologi”, di Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Gobel tampil sebagai tokoh sentral yang menyatukan falsafah Pancasila dengan strategi industrialisasi untuk menjawab tantangan zaman.
Dalam pidato utamanya, Gobel menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan filosofis sekaligus etika kerja dalam membangun ekonomi dan industri nasional. “Kita tidak bisa membangun bangsa hanya dengan angka-angka. Kita butuh nilai, butuh arah, dan itu semua sudah ada dalam Pancasila,” tegasnya. Ia menyampaikan bagaimana Gobel Group, sejak awal berdiri, menjadikan etos kerja, rasa saling percaya, dan prinsip gotong royong sebagai modal dasar dalam membangun industri yang sehat dan manusiawi.
Gobel mengingatkan bahwa kemandirian industri hanya akan tercapai jika ada strategi jangka panjang dalam transfer teknologi dan pembangunan ekosistem inovasi nasional. Ia menekankan pentingnya mengubah pola pikir: dari negara konsumen menjadi bangsa produsen. “Kerja sama internasional harus diarahkan untuk memperkuat kapasitas dalam negeri. Kita tidak boleh hanya puas jadi pasar,” ujarnya.

