Unjuk Gigi di Indo Defence, India Tampilkan Teknologi Canggih DRDO Siap Saingi Produk Barat
JAKARTA, Investortrust.id - India turut memeriahkan pameran industri pertahanan terbesar di Asia Tenggara, Indo Defence 2025 yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta 11-14 Juni 2025. Dalam ajang tersebut, India turut memamerkan teknologi pertahanan mereka yang paling mutakhir setara dengan alat persenjataan barat.
Dalam perhelatan kali ini, sejumlah teknologi pertahanan yang diproduksi India dipamerkan di India Pavilion yang dibuka secara langsung oleh Duta Besar India di Indonesia Shandeep Chakravorty pada Rabu (11/6/2025). India pavilion berlokasi di Hall F-46 JIExpo.
Baca Juga
India Sebut Serangan Militer ke Pakistan Targetkan ‘Infrastruktur Teroris’
Setelah membuka India Pavilion secara simbolik, Shandeep menyempatkan diri berkeliling ke beberapa industri pertahanan India yang memamerkan produknya di India Pavilion. Salah satu yang dihadirkan, yakni The Defence Research and Development Organisation (DRDO).
Beberapa teknologi pertahanan yang ditampilkan DRDO, antara lain ASTRA MK-I, remotely operated vehicle-daksh, low frequency dunking sonar (LFDS-X), airborne early warning and control (AEW & C). Selain itu, ditampilkan wheeled armoured platform (Whap), varunastra heavy weight torpedo, dan man portable anti-tank guided missile.
Baca Juga
Di Depan para Petinggi Militer Dunia, Prabowo Tegaskan Tak Negara Waras yang Ingin Perang
Peneliti DRDO Devender Sharma mengatakan, alat utama sistem senjata (alutsista) yang dipamerkan di Indo Defence merupakan alat pertahanan yang beberapa telah digunakan angkatan bersenjata India. "Kualitasnya setara dengan sistem yang tersedia di dunia internasional (barat)," ucapnya.
Devender menekankan soal terjangkaunya biaya perawatan. Ia mengatakan, sebagian besar sistem yang dikembangkan India hemat biaya dibandingkan dengan terknologi yang diproduksi oleh negara barat lainnya. "Jadi, ini akan bermanfaat dalam hal kualitas dan biaya," ujarnya.
Indo Defence 2014 merupakan penyelenggaraan yang ke-10. Pameran ini diikuti 1.180 peserta dari 42 negara melalui 521 produsen dalam negeri dan 659 perusahaan asing. Indo Defence 2024 dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

