Surya Paloh Tak Hadiri Pembubaran Timnas Amin, Nasdem: Ada Tamu
JAKARTA, investortrust.id - Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) atau Timnas Amin dibubarkan pada hari ini, Selasa (30/4/2024). Pembubaran dilakukan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden (wapres) terpilih, Rabu (24/4/2024) lalu.
Selain dihadiri oleh Anies selaku tuan rumah dan Cak Imin, pembubaran ini dihadiri oleh sejumlah elite Timnas Amin. Beberapa di antaranya, Kapten Timnas Amin Syaugi Alaydrus, Co-Captain Timnas Amin Tom Lembong, hingga sejumlah juru bicara Timnas Amin. Selain itu, hadir pula mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte.
Dari partai pengusung, selain Muhaimin yang merupakan ketua umum PKB, Pembubaran Timnas Amin juga dihadiri oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid. Sedangkan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh tidak tampak hadir. Surya Paloh diwakili Sekjen Partai Nasdem Hermawi Taslim.
Hermawi menjelaskan ketidakhadiran Surya Paloh dalam pembubaran Timnas Amin. Dikatakan, Surya Paloh sedang menerima banyak tamu.
"Pak Surya Paloh ada tamu, makanya saya yang hadir. Tamu banyak sekali," kata Hermawi dikutip dari Antara.
Kepada Hermawi Taslim, Surya Paloh mengaku seharusnya datang ke acara pembubaran Timnas Amin. Beberapa waktu lalu pun Surya Paloh menghadiri kegiatan halalbihalal.
Di samping itu, dia pun belum berkomentar terlalu jauh terkait posisi Partai Nasdem terhadap Anies Baswedan dalam momen Pilkada 2024. Dikatakan, Anies telah menyampaikan bahwa satu per satu pekerjaan harus diselesaikan terlebih dahulu.
"Bubar ini dulu, mungkin besok jawabannya. Pokoknya satu-satu," katanya.
Sementara itu, Anies mengatakan kehadiran Partai Nasdem dalam kegiatan pembubaran Timnas Amin itu telah diwakili oleh Hermawi Taslim. Dia pun tak berkomentar lebih jauh terkait ketidakhadiran Surya Paloh.
Baca Juga
Dalam kesempatan ini, Anies mengatakan pembubaran Timnas Amin bukan mengakhiri perjuangan. Pembubaran Timnas Amin, menurutnya, sebuah fase yang perlu diakhiri. Sebagai warga negara, orang-orang yang terlibat dalam tim kampanye tersebut akan berjuang di medan masing-masing.
"Kita ingin Timnas-nya selesai dengan baik, itulah yang kita akhiri siang ini, bukan mengakhiri perjuangan, tetapi mengakhiri sebuah fase perjuangan ketika sama-sama kampanye untuk pilpres," kata Anies.
Dia mengatakan bahwa Timnas Amin yang dipimpin oleh Syaugi Alaydrus sebagai kapten telah bekerja sekeras-kerasnya, sehormat-hormatnya, dan semulia-mulianya. Dengan demikian, pembentukan Timnas Amin yang diumumkan ke publik seharusnya pembubarannya pun diumumkan.
"Semua yang terlibat merasa bersyukur dan bangga, dan kami akhiri tugas itu dengan rasa syukur, itu sebabnya hari ini kita kumpul," kata dia.
Dia mengaku selama proses Pilpres 2024 ingin menghadirkan kampanye yang mencerdaskan, mencerahkan, dan membawa kebaruan. Selain itu, dia juga ingin kampanye yang telah dilakukannya menghadirkan keterlibatan seluruh pihak dan pembelajaran demi peningkatan mutu demokrasi.
Bahkan, ketika Mahkamah Konstitusi (MK) telah membacakan putusannya, Anies mengaku menghormati keputusan tersebut. Putusan itu pun
menjadi tanda untuk menuntaskan dan mengakhiri proses.
menjadi tanda untuk menuntaskan dan mengakhiri proses.
"Cerita dan pengalaman bagi siapa pun yang terlibat adalah pengalaman yang mengesankan membanggakan," katanya.

