Iklan Susu Prabowo-Gibran Tak Libatkan Anak-anak, TKN: Hasil AI
JAKARTA, investortrust.id - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka membantah melibatkan anak-anak dalam pembuatan iklan politik pasangan capres-cawapres nomor urut 2 tersebut. Komandan Tim Komunikasi TKN Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono menyatakan anak-anak dalam iklan mengenai ajakan mengonsumsi susu dan makanan bernutrisi itu hasil kreasi artificial intelligence atau AI.
Iklan yang muncul di salah satu stasiun televisi itu diketahui dipermasalahkan dan dilaporkan Radar Demokrasi Indonesia (RDI) ke Bawaslu.
“Tidak ada anak-anak yang dilibatkan dalam pembuatan video iklan tersebut. Ini murni kreasi artificial intelligence atau AI Dari teks menjadi gambar yang di-generate melalui AI," kata Budisatrio dalam keterangannya, Rabu (22/11/2023).
Baca Juga
Ada RK, Demul, dan Susi Pudjiastuti, Gerindra Yakin Prabowo-Gibran Raup 65% di Jabar
Budisatrio mengeklaim, Prabowo-Gibran berpegang teguh kepada aturan perundang-undangan yang berlaku. Salah satunya adalah UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
"Dalam pasal 1 poin 1 dijelaskan, Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Dalam iklan tersebut tidak ada anak-anak dalam artian fisik dan identitas. Tidak ada aktor anak-anak," katanya.
TKN Prabowo-Gibran, kata Budisatrio taat dalam melaksanakan UU Pemilu yang melarang anak di bawah umur mengikuti kegiatan kampanye ataupun aktivitas politik.
“Yang di-generate oleh AI adalah masa depan. Suatu masa di mana anak-anak bisa makan minum susu gratis dan gizi tercukupi. Tidak ada anak-anak yang ikut kegiatan kampanye maupun aktivitas kampanye.” jelasnya.
Budisatrio memahami jika ada pihak yang belum mengerti tentang kemajuan teknologi hari ini. Dikatakan, tim kreatif TKN Prabowo-Gibran didominasi anak muda yang mengikuti perkembangan teknologi.
"Teknologi yang digunakan mampu menciptakan animasi dan terlihat realistis sehingga ada yang salah paham, kami bisa memahami," katanya.
Terkait masalah hukum, TKN menyerahkan hal tersebut kepada proses sistem peradilan pemilu yang berlaku. Namun, TKN Prabowo-Gibran berharap kampanye Pilpres 2024 diarahkan pada pola pikir masa depan.
"Masa depan ada di sini, dan menuju 2024 itu dibawah oleh Tim Kampanye Prabowo-Gibran. Kami bangga menjadi pasangan calon pertama yang menggunakan full 100% teknologi ini untuk iklan tv kami. Sebuah terobosan," tegasnya.

