Kemenhub Waspadai Cuaca Ekstrem di Libur Nataru 2023-2024
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mewaspadai cuaca buruk pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024. Pasalnya, hal tersebut bisa mengganggu perjalanan pemudik, utamanya yang menggunakan pesawat terbang.
"Pesan yang harus kita perhatikan adalah pertama itu cuaca, kedua bird strike. Di musim akhir tahun ini banyak sekali burung, bahkan di tempat tertentu bandara kecil ada babi. Oleh karenanya dari sekarang harus dimanage semua itu," ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, di Kantor Kemenhub, Selasa (19/12/2023).
Baca Juga
Budi Karya menyebut, Kemenhub telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mengantisipasi dan menanggulangi masalah ini. Di antaranya adalah dengan Polri, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga Badan SAR Nasional (Basarnas).
"Kami minta kepada Polri untuk mengeksekusi apa yang sudah kita lakukan. Kami minta kepada BMKG untuk menginformasikan dan mengidentifikasi apa yang terjadi. Basarnas melakukan kegiatan-kegiatan persiapan bila terjadi sesuatu," jelasnya.
Sementara itu, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menyampaikan, cuaca justru lebih ekstrem tahun lalu ketimbang sekarang berdasarkan informasi dari BMKG. Meski begitu, berbagai pengawasan dan persiapan terus dilakukan.
Baca Juga
"Kita belajar dari pengalaman tahun lalu, sudah banyak melakukan antisipasi, khususnya untuk udara dan laut. Ada konsolidasi bersama BMKG dan semua informasi dari BMKG itu online," kata Adita.
Adita menyampaikan, Kemenhub juga melakukan sosialisasi ke masyarakat agar tidak memaksakan diri berangkat ketika kapal atau pesawat harus ditunda karena cuaca ekstrem daripada ada risiko yang harus diambil.

