BMKG: Waspada Dampak Hujan di Wilayah Jakarta Sepanjang Sabtu
JAKARTA, investortrust.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, wilayah DKI Jakarta masuk dalam kategori daerah berstatus waspada atas potensi berdampak hujan yang mengguyur sepanjang hari pada Sabtu, (13/4/2024).
Deputi Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, hasil analisa cuaca mendapati sebagian besar wilayah DKI Jakarta dilanda hujan intensitas ringan sepanjang hari, meliputi Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.
Selebihnya untuk Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diguyur hujan intensitas ringan mulai dari siang, malam, dan dini hari.
Baca Juga
Myawaddy Jatuh ke Tangan Pemberontak, Rakyat Myanmar Mengungsi ke Thailand
“Tingkat kelembaban DKI Jakarta rata-rata 75%-95% dengan suhu terendah nya 24 Celcius,” katanya.
Selain DKI Jakarta, ia menambahkan, dari analisa cuaca tersebut juga diketahui bahwa ada 19 daerah lain yang berstatus waspada potensi berdampak guyuran hujan intensitas renda, sedang-lebat.
Masing-masing daerah berstatus waspada potensi hujan itu antara lain Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Banten.
Baca Juga
Tanggal 13-14 April Diprediksi Jadi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Merak
Selanjutnya, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Papua Barat dan Papua.
Maka dengan guyuran hujan yang diprakirakan cenderung konsisten sepanjang hari itu, dia menilai, berpotensi menimbulkan dampak kebencanaan banjir atau lainnya seperti angin kencang dan petir.
Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat di 19 daerah termasuk DKI Jakarta berhati-hati, dan lebih memperhatikan informasi seputar perkembangan cuaca sehingga terhindar dari dampak yang ditimbulkan, utamanya saat beraktivitas di luar rumah.
Adapun hasil analisa tersebut bisa didapatkan masyarakat dengan cara mengakses aplikasi daring infoBMKG, media sosial infoBMKG, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

