Survei PPI: Elektabilitas Prabowo Unggul Jauh dari KDM dan Anies Baswedan
JAKARTA, investortrust.id - Hasil survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan tingkat keterpilihan atau elektabilitas Presiden Prabowo Subianto unggul jauh dibandingkan dengan kandidat lainnya yang diuji dalam tiga simulasi pemilihan presiden. Hal itu terungkap dalam hasil survei "Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" yang dirlis pada Minggu (19/10/2026).
Dikutip dari Antara, Direktur Eksekutif Adi Prayitno memaparkan Parameter Politik Indonesia membuat tiga simulasi pemilihan presiden untuk mengukur elektabilitas, yaitu simulasi terbuka, simulasi 17 kandidat, dan simulasi lima kandidat capres. Dalam tiga simulasi tersebut, pertanyaan yang sama diajukan kepada responden, yakni jika pemilihan presiden dilaksanakan saat ini, siapakah yang akan Anda pilih menjadi presiden Republik Indonesia?
Dalam simulasi terbuka, yaitu diikuti total 20 nama tokoh, kepala daerah, menteri-menteri, dan presiden, elektabilitas Presiden Prabowo menduduki posisi puncak dengan dipilih oleh 31,6% dari total 1.200 responden. Di posisi ke-2 dan seterusnya, terdapat nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM 11,4%, mantan Gubernur DKI Anies Baswedan 10,1%, Wapres Gibran Rakabuming Raka 6,9%, dan mantan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo 4,4%.
Baca Juga
Hasil Survei PPI: Kepuasan Publik atas Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo di Atas 65%
Masih dalam daftar 10 besar, ada Ketua Umum Partai Demokrat dan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2,3%, mantan Menko Polhukam Mahfud Md 1,7%, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda 1,1%, mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa 0,8%, dan mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok 0,8%.
Berlanjut pada simulasi ke-2, yaitu simulasi pilpres dengan 17 nama ketua umum partai politik dan tokoh yang mungkin diusung oleh partai non-parlemen dan partai baru, Presiden Prabowo masih menduduki posisi puncak dengan elektabilitas sebesar 34%, diikuti Anies Baswedan 19,4%, AHY 11,1%, Gibran Rakabuming 10,9 %, dan Ketum PKB yang juga Menko PM Muhaimin Iskandar atau Caki Imin 3%.
Selanjutnya, ada Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra dengan elektabilitas 1,7%, diikuti Gubernur DKI Pramono Anung 1,6%, Ketua DPR Puan Maharani 1,4%, Kaesang Pangarep 1,3%, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh 1,1%, serta Ketua Umum PAN yang juga Menko Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas 0,8%, dan Ketum Partai Golkar yang juga Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia 0,6%.
Baca Juga
Survei PPI: 67% Masyarakat Percaya dengan Pemerintahan Prabowo
Terakhir, simulasi lima nama kandidat yang diyakini maju Pilpres 2029, elektabilitas tertinggi masih diperoleh Prabowo Subianto dengan 40,5%, diikuti oleh Anies Baswedan 17,7%, AHY 14 persen, Gibran Rakabuming 12,2%, dan Pramono Anung 3,9%.
Survei Nasional PPI yang secara khusus menyoroti 2 tahun pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming digelar melalui metode interview/wawancara tatap muka sebanyak 1.200 responden pada periode 26 September 2026—6 Oktober 2026.
Responden yang dipilih merupakan penduduk berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, dan mereka tersebar di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, kemudian 120 kecamatan dan 120 desa/kelurahan. Tingkat kepercayaan terhadap hasil survei 95% dengan margin error sebesar 2,83%.
