Kapolri Suyudi Ingatkan Jajaran Kepolisian untuk Rendah Hati dan Tidak Sombong
JAKARTA, investortrust.id - Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengingatkan jajaran kepolisian untuk bersikap rendah hati dan tidak sombong dalam momen. Hal itu disampaikan Kapolri dalam khotbah Salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Kapolri dalam khotbahnya mengingatkan jabatan, pangkat, kedudukan, maupun harta bukanlah alasan bagi seseorang untuk merasa lebih tinggi daripada orang lain. Sebaliknya, segala sesuatu yang dimiliki merupakan titipan Allah SWT yang harus disyukuri dan digunakan untuk memberikan manfaat bagi sesama.
Baca Juga
Kapolri Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, Kabareskrim dan Kabaintelkam Berganti
Pemimpin Korps Bhayangkara itu pun mengingatkan jajaran untuk menjaga kerendahan hati, menjauhi sifat sombong, serta menjadikan jabatan dan kedudukan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Jadilah pribadi yang selalu rendah hati, jangan sombong, dan jangan pernah merasa lebih hebat daripada orang lain. Jabatan, pangkat, dan kekuasaan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Hormati sesama, bantulah mereka yang membutuhkan, dan tetaplah menjadi pribadi yang sederhana," kata Jenderal Suyudi Ario Seto dikutip dari Antara.
Kapolri juga menekankan bahwa kerendahan hati merupakan cerminan akhlak mulia yang harus dijaga oleh setiap orang, terlebih bagi mereka yang memiliki jabatan dan tanggung jawab besar. Menurutnya, semakin tinggi kedudukan seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk bersikap bijaksana, peduli terhadap sesama, dan memberikan teladan yang baik.
Baca Juga
Prabowo Tekankan Kekompakan, Integritas, dan Kesiapsiagaan TNI-Polri
Ia mengingatkan pula nilai-nilai keimanan perlu diwujudkan melalui sikap dan perilaku nyata, baik dalam lingkungan pekerjaan, keluarga, maupun kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, setiap amanah dapat dijalankan dengan keikhlasan, kejujuran, dan rasa syukur.
Kegiatan yang berlangsung pukul 11.50 hingga 12.50 WIB tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
