Kemenhan Evaluasi Pengawasan Latsarmil Komcad Usai Wafatnya ASN Kemenekraf
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) siap mengevaluasi pengawasan pelaksanaan Latsarmil Komcad setelah wafatnya ASN Kemenekeraf, Vanreko Varkas Bagaskara saat mengikuti program tersebut. Evaluasi mencakup waktu istirahat, deteksi kondisi kesehatan, hingga penyesuaian latihan dengan kondisi cuaca.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait mengatakan, evaluasi dilakukan sebagai langkah menyeluruh pascainsiden. Kemenhan juga memperkuat pengawasan untuk memastikan keselamatan peserta selama mengikuti pendidikan.
Salah satu evaluasi menyasar waktu istirahat peserta, termasuk pola istirahat malam dan jeda antarlatihan. "Langkah itu memastikan kecukupan waktu pemulihan fisik peserta, khususnya pola istirahat malam dan jeda latihan," kata Rico dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).
Kemenhan juga memperketat deteksi dini terhadap kondisi kesehatan peserta selama latihan. Pemantauan dilakukan terhadap gestur dan indikasi penurunan kondisi fisik agar tindakan medis awal dapat segera diberikan.
Baca Juga
Kemenekraf Pastikan Pendampingan Keluarga ASN yang Wafat saat Latsarmil Komcad
Selain kondisi peserta, Kemenhan mengevaluasi pelaksanaan latihan luar ruangan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca. Waktu dan intensitas latihan dapat disesuaikan ketika menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Rico pun menyampaikan duka cita atas wafatnya Vanreko yang merupakan ASN Kementerian Ekonomi Kreatif. “Kementerian Pertahanan menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum Vanreko Varkas Bagaskara, S.Pd., sosok ASN dari Kementerian Ekonomi Kreatif yang berdedikasi tinggi dan berjiwa patriotik,” sambungnya.
Menurut Kemenhan, evaluasi tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola operasional Latsarmil Komcad ASN. Standar seleksi medis yang telah diterapkan sejak awal juga tetap menjadi bagian dari mekanisme penyelenggaraan program.
Di sisi lain, Rico menyebut bahwa program Latsarmil Komcad ASN dipastikan tetap berlanjut. "Program tersebut dilaksanakan berdasarkan asas kesukarelaan sesuai UU No. 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN)," tegasnya.
Sebelumnya, Vanreko diberitakan meninggal saat mengikuti gladi persiapan penutupan pendidikan Komcad ASN. Kemenekraf sebelumnya memastikan pendampingan kepada keluarga serta koordinasi dengan Kemenhan dan instansi terkait.
