Pemerintah Siapkan Mekanisme Khusus untuk Pegawai Non-ASN yang Tak Lulus Seleksi CASN 2024
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan pihaknya akan menyiapkan mekanisme khusus bagi pegawai non-ASN yang tidak lulus seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024.
Sejalan dengan itu, Kementerian PANRB akan menjadikan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 sebagai sarana untuk melakukan penataan pegawai non-ASN di instansi pemerintah.
Pada tahun 2024 pemerintah memberi alokasi cukup besar bagi fresh graduate melalui seleksi CPNS. Sedangkan untuk formasi PPPK akan dibuka 100% untuk pegawai non-ASN di instansi pemerintah.
Baca Juga
Menteri PANRB: Formasi CASN 2024 Jadi yang Terbesar di 15 Tahun Terakhir
“Seleksi PPPK menjadi fokus utama pemerintah untuk melakukan penataan pegawai non-ASN di instansi pemerintah. Secara nasional, seleksi CPNS dan PPPK akan dilaksanakan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT),” kata Azwar Anas dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR, Rabu (13/3/2024).
Azwar Anas menerangkan, bagi pegawai non-ASN yang lolos seleksi dan tersedia lowongan formasi di instansi pemerintah akan diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu, bagi pegawai non-ASN yang telah mengikuti seleksi CASN 2024, namun belum lulus untuk memenuhi lowongan formasi, maka akan disiapkan mekanisme khusus dengan diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu.
Baca Juga
“PPPK Paruh Waktu dapat diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu apabila sudah melewati tahap evaluasi kinerja dan syarat administrasi. Ketentuan mengenai mekanisme seleksi dan pengangkatan akan diatur lebih lanjut dalam peraturan Menteri PANRB,” jelas Azwar Anas.
Azwar Anas menyampaikan, formasi yang disediakan untuk Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di tahun 2024 adalah sebanyak 2.302.543 formasi. Adapun rinciannya adalah penerimaan di instansi pusat sebanyak 429.183 formasi, penerimaan di instansi daerah sebanyak 1.867.333 formasi, dan sekolah kedinasan sebanyak 6.027 formasi.
“Arah pengadaan CASN 2024 mengacu pada empat hal. Pertama fokus pada pelayanan dasar, yakni tenaga guru dan tenaga kesehatan. Kemudian seoptimal mungkin menyelesaikan permasalahan tenaga non-ASN di instansi pemerintah,” ujar dia.
Baca Juga
RPP Manajemen ASN Ditargetkan Terbit April 2024, Ini Substansi yang Dibahas
Kemudian yang ketiga adalah merekrut talenta-talenta baru (fresh graduate) melalui seleksi CPNS. Dan terakhir mengurangi sedapat mungkin rekrutmen jabatan yang akan terdampak oleh transformasi digital.

