Tinjau Sejumlah Fasilitas di Sikka, Gibran Pastikan Infrastruktur dan Layanan Dasar Segera Pulih
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau sejumlah fasilitas publik terdampak gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Kamis (20/8/2026). Peninjauan ini untuk memastikan infrastruktur dan layanan dasar masyarakat tetap berjalan serta proses pemulihan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sesuai kebutuhan di lapangan.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Wapres memastikan negara hadir dengan melihat langsung kondisi fasilitas yang terdampak, sekaligus mendengar laporan dan aspirasi masyarakat maupun pihak terkait. Menurutnya, pemulihan fasilitas publik tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap layanan yang aman dan layak.
Baca Juga
Tinjau Ruang Darurat RSUD Maumere, Gibran Gendong Bayi Korban Gempa NTT yang Baru Lahir
Salah satu fasilitas yang ditinjau Wapres Gibran adalah Pelabuhan Laurentius Say. Dalam peninjauannya, Wapres meminta agar kondisi dan kebutuhan sarana prasarana pelabuhan menjadi perhatian dalam proses pemulihan.
“Dibangun baru saja,” ujar Wapres kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto serta jajaran pimpinan PT Pelindo dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuban (KSOP) saat melihat kondisi pelabuhan.
Sebelumnya, General Manager Pelindo Cabang Maumere Angga Adi Prebawa menjelaskan bahwa aktivitas operasional pelabuhan masih berjalan normal, terutama untuk mendukung pelayanan logistik dan angkutan penumpang.
“Tadi kami menjelaskan bahwa pelayanan operasional masih berjalan lancar karena kaitannya dengan pelayanan logistik dan pelayanan angkutan penumpang,” jelas Angga pada kesempatan terpisah.
Sementara saat di meninjau Gereja Santa Maria Magdalena Nangahure, Wapres menginstruksikan agar perbaikan gereja segera dilakukan sehingga masyarakat dapat kembali beribadah dengan aman dan layak. Hal ini dikarenakan kondisi bangunan gereja yang terdampak membuat masyarakat saat ini harus melaksanakan ibadah di bagian luar bangunan.
Di sela peninjauan, Gibran juga berdialog dengan salah seorang warga untuk memastikan kondisi tempat tinggal masyarakat telah terdata.
“Ibu, rumahnya retak? Sudah difoto? Sudah didata?” tanya Wapres.
“Iya, sudah, Pak,” jawab warga tersebut.
Perhatian Wapres terhadap pemulihan infrastruktur juga diarahkan pada layanan kesehatan. Saat meninjau RSUD Dr. T.C. Hillers Sikka, Wapres melihat langsung kondisi sejumlah fasilitas rumah sakit, termasuk ruang ICU dan posko pelayanan yang berada di luar bangunan utama.
“Enggak proper. Ventilatornya rusak,” ujar Wapres saat melihat kondisi ruang ICU.
Wapres kemudian menginstruksikan agar pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut, khususnya pasien ICU, dapat segera dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar atau memiliki tingkat layanan yang lebih tinggi. Sejalan dengan itu, Gibran juga meminta agar fasilitas di posko-posko pelayanan ditingkatkan dan ditata lebih layak.
“Kita upgrade sekalian,” instruksi Wapres.
Baca Juga
Tinjau Dampak Gempa di Sikka, Wapres Gibran Tekankan Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga
Wapres turut meminta percepatan pembangunan rumah sakit lapangan. Sejumlah posko layanan yang saat ini tersebar diarahkan untuk disatukan dalam satu area rumah sakit lapangan dengan kapasitas lebih besar, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih terintegrasi dan layak.
Di tengah peninjauan layanan kesehatan, Wapres juga menyapa para pasien dan keluarga. Kepada seorang anak yang tengah menjalani perawatan, Wapres memberikan mainan sembari mendoakan agar lekas pulih.
“Cepat sembuh, ya,” ucap Wapres.
“Terima kasih, Pak,” sahut ibu sang anak.
Rangkaian peninjauan ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pemulihan berbagai fasilitas publik yang menjadi kebutuhan langsung masyarakat. Mulai dari konektivitas melalui pelabuhan, tempat ibadah, hingga fasilitas kesehatan, Wapres memastikan penanganan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan, kelayakan, dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
iden

