BNPB Buka Posko Pendamping dan Siagakan Armada Udara Transisi Tanggap Darurat NTT
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Penanganan dampak gempabumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang timur laut Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dioptimalkan pada hari kedua pasca-bencana, Minggu (16/8/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas arahan Menko PMK resmi mengaktifkan sejumlah posko pendampingan serta memperkuat jaringan logistik darat dan udara.
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa Posko Pendamping Nasional telah dibuka di Kantor Bupati Manggarai Barat, Labuan Bajo, yang juga difungsikan sebagai posko operasional utama serta Media Center. Sementara itu, Posko Taktis Pendamping difokuskan di Maumere untuk mendampingi pemerintah daerah selama fase tanggap darurat.
"Dan kita harapkan ini bisa menjadi posko operasional selama fase tanggap darurat berlangsung untuk benar-benar bisa mendampingi pemerintah daerah supaya fase tanggap darurat ini bisa kita efektifkan dan optimalkan," ujar Muhari dalam Konferensi Pers Update Penanganan Gempabumi Mag 7.7 Guncang Provinsi NTT yang digelar secara virtual, Minggu (16/8/2026).
Baca Juga
Untuk mendukung penanganan di lapangan, BNPB bersama kementerian dan lembaga terkait mengoperasikan jaringan dukungan logistik di tiga titik utama. Posko Dukungan Logistik Nasional dibuka di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, sementara Posko Penerimaan Logistik Utama berada di Bandara Labuan Bajo dan Posko Logistik Pendukung di Maumere. Fasilitas ini disiapkan untuk menampung serta memfasilitasi bantuan dari masyarakat maupun entitas organisasi yang ingin disalurkan ke area terdampak.
Percepatan distribusi bantuan juga diperkuat dengan kesiapsiagaan armada udara jika jalur darat mengalami kendala. Di Labuan Bajo, pemerintah menempatkan satu unit helikopter Caracal TNI AU, helikopter Bell 412 TNI AD, helikopter BNPB, serta dua unit pesawat Karavan dari Kementerian Perhubungan dan BNPB.
Baca Juga
Update Gempa M 7,7 NTT: 53 Meninggal, 135 Luka-Luka, dan Ratusan Rumah Rusak
Sementara itu, untuk wilayah pemantauan Maumere, disiagakan helikopter Bell 412 TNI AD, Panther TNI AL, dua unit helikopter Bell Kementerian Perhubungan, dan satu unit Karavan BNPB yang siap dimobilisasi untuk penyaluran logistik udara maupun angkut personel.
Di samping distribusi bantuan, pemulihan sarana penunjang mulai menunjukkan hasil signifikan. Pasokan listrik di sejumlah titik terdampak yang sempat mengalami mati listrik total pada hari pertama kini telah dinormalisasi oleh PLN.
Meski demikian, BNPB mengimbau masyarakat yang wilayahnya masih mengalami gangguan listrik untuk segera memberikan laporan resmi melalui Call Center 117 agar koordinasi pemulihan dapat langsung ditindaklanjuti.

