Prabowo Ungkap Sudah Jalankan 121 Kebijakan dalam 663 Hari untuk Selesaikan Masalah Bangsa
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, selama 21 bulan atau tepatnya 632 hari, pemerintahan yang dipimpinnya telah menjalankan 121 kebijakan transformatif. Ratusan kebijakan itu dijalankan untuk mengatasi berbagai persoalan bangsa, yang selama puluhan tahun tidak terselesaikan larena dianggap terlalu rumit.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di kompeks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga
Prabowo Subianto: Tiap 5 Hari Sekali Putuskan Kebijakan Transformatif
“Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, Pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara. Sebagian masalah-masalah itu telah berpuluh tahun tidak diselesaikan,” kata Prabowo.
"Artinya kita telah putuskan satu kebijakan transformatif setiap lima hari," katanya.
Prabowo mengakaui belum dapat menyatakan seluruh persoalan bangsa telah selesai. Kepala Negara juga mengakui belum seluruh janji politiknya dapat ditunaikan. Namun, katanya, pemerintahan yang dipimpinnya sudah memulai menyelesaikan berbagai persoalan bangsa dan menunaikan janji politiknya.
“Saya belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai, atau bahwa seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan. Belum,” ujarnya.
Prabowo mengatakan, kinerja pemerintahannya sudah menunjukkan hasil. Hal ini tidak terlepas dari keberanian mengambil keputusan, kerja keras, ketulusan, kehendak yang jelas, serta gotong royong seluruh unsur bangsa.
Baca Juga
"Dalam waktu kurang dari 2 tahun kita telah buktikan bahwa dengan keberanian mengambil keputusan, dengan kerja keras disadari oleh hati yang tulus, kehendak yang jelas, orientasi kepada rakyat dan dengan gotong royong seluruh unsur bangsa, masalah-masalah yang telah selama puluhan tahun dianggap sangat rumit atau terlalu rumit dapat kita mulai selesaikan. Saya tidak mengatakan, selesai. Saya mengatakan, kita mulai selesaikan," tegasnya.

