Dasco Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Kelangkaan BBM Subsidi dan Stabilitas Bahan Pokok
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Pimpinan DPR bersama pimpinan komisi menerima audiensi dan aspirasi dari sejumlah perwakilan elemen mahasiswa di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu krusial, terutama terkait stabilitas ekonomi dan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan pihaknya menyambut baik kehadiran para mahasiswa yang berasal dari berbagai organisasi dan universitas, antara lain HMI MPO, Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Esa Unggul.
"Pada hari ini pimpinan DPR dan pimpinan komisi telah menerima aspirasi dari adik-adik mahasiswa. Pada intinya mereka menyampaikan aspirasi untuk diteruskan kepada pihak pemerintah, serta dalam hal menjalankan tugas pengawasan DPR," ujar Dasco.
Dasco menambahkan, dialog antara DPR dan mahasiswa berjalan dengan sangat baik. Ke depan, DPR berkomitmen untuk membuka ruang komunikasi yang lebih intensif dengan perwakilan mahasiswa.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan mahasiswa dari Universitas Trisakti, Deni Ribowo, menjelaskan fokus utama tuntutan mereka adalah menjaga stabilitas ekonomi nasional, baik dari sisi kebijakan fiskal-moneter maupun kestabilan harga kebutuhan pokok di pasar.
Baca Juga
Misbakhun soal Pertemuan Dasco-Himbara: Jangan Kaitkan Fluktuasi Pasar dengan Isu Politik Liar
"Tuntutan pertama kami, menjaga stabilitas ekonomi serta kestabilan harga bahan pokok dan juga BBM. Itu yang menjadi *concern* utama kami," kata Deni.
Mahasiswa menyoroti kelangkaan BBM subsidi yang dinilai memicu efek domino terhadap lonjakan harga bahan pangan. Deni memperingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat.
"Harapannya pemerintah, khususnya DPR, bisa menjadi penyambung lidah kami. Isu perut itu jangan dicoba-coba kepada masyarakat. Karena kalau masyarakat nanti sudah lapar dan emosi, pasti pemerintah yang kena," tegasnya.
Merespons tuntutan tersebut, pimpinan DPR dikabarkan langsung melakukan komunikasi via telepon dengan jajaran menteri terkait saat audiensi berlangsung guna mencari solusi konkret.
Meskipun pihak eksekutif telah menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan tersebut, mahasiswa menegaskan akan terus mengawal janji pemerintah dalam beberapa waktu ke depan.
"Ada beberapa hal yang tadi langsung terjawab dan diberikan penyelesaiannya, tetapi masih ada beberapa PR yang kita tunggu komitmennya. Kalau mereka tidak memenuhi janjinya, ya pasti gelombang-gelombang perjuangan seperti ini akan muncul kembali," pungkas Deni.

