Ekspansi Ekspor, IKM Kerajinan Pameran di Jerman
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perindustrian terus mendorong industri kecil dan menengah (IKM) berekspansi di pasar global. Hal, antara lain, dilakukan melaui penyediaan fasilitas bagi pelaku IKM untuk mengikuti pameran-pameran berskala internasional.
"Guna mendorong daya saing dan perluasan akses di pasar global, Kementerian Perindustrian menyediakan fasilitas bagi pelaku IKM untuk mengikuti pameran-pameran berskala internasional. Salah satunya, dengan mengikutsertakan IKM dalam pameran ternama kelas dunia, yaitu Pameran Ambiente di Messe Frankfurt, Jerman, pada akhir Januari 2024," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita dalam keterangann di Jakarta, Rabu 7 Februari 2024.
Baca Juga
Klaster Usaha Binaan BRI di Purbalingga Sejahterakan Anggota Berkat Kerajinan Rajut
Peluang Besar Industri Kerajinan
Industri kerajinan tercatat merupakan salah satu sektor industri yang berperan besar menyumbang ekspor. Data TradeMap.org pada September tahun 2023 menunjukkan, total nilai ekspor kerajinan indonesia ke berbagai negara di dunia mencapai USD 603,96 juta. Ini, antara lain, mencakup eskpor ke negara Eropa mencapai USD 129,18 juta.
Negara tujuan ekspor kerajinan Indonesia paling besar antara lain Belgia, Belanda, dan Jerman, khususnya untuk komoditas travelling bags, basketwork, tableware, dan kitchenware. "Peluang industri kerajinan Indonesia dapat berkembang besar. Saat ini, Indonesia memegang market share sekitar 1,25% dari pangsa pasar kerajinan dunia," kata Direktur Industri Aneka dan IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Alexandra Arri Cahyani.
Industri kerajinan Indonesia berpotensi tumbuh positif karena didukung oleh potensi sumber daya alam Indonesia yang melimpah. Selain itu, perajin mampu mengolah sumber daya alam menjadi produk kerajinan dan dekorasi yang unik.
Industri kerajinan Indonesia, lanjut dia, diproyeksi dapat memengaruhi ekonomi nasional, karena sentra industri kerajinan tersebar di seluruh provinsi. "Sedangkan penghasil utama kerajinan berasal dari daerah Bali, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Market share ekspor kerajinan Indonesia sangat mungkin untuk tumbuh, dengan potensi pasar dalam dan luar negeri yang cukup besar, serta perkembangan industri Indonesia yang terus meningkat setiap tahun,” imbuhnya.
Baca Juga
Sandiaga Sebut Transaksi RI di Pameran Travex ATF 2024 Tembus Rp 41 Miliar

