IHSG Ditutup Melesat 1,93%, Mayoritas Saham Melonjak
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (1/4/2026), ditutup melesat sebanyak 136,22 poin (1,93%) menjadi 7.184,44. Rentang pergerakan 7.048-7.207 dengan nilai transaksi Rp 15,64 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor industry melesat 6,11%, consumer primer 5,22%, material dasar 3,55%, sektor infrastruktur 3,01%, dan energi 2,11%. Adapun satu-satunya saham yang melemah 0,20%.
Baca Juga
Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik April-Juni 2026 Tidak Naik, Cek Harganya
Kenaikan juga ditopang lompatan harga sejumlah saham big cap, seperti BREN, MORA, CBDK, EMAS, PANI, HRTA. Kenaikan juga didukung AMMN, ANTM, MDKA, hingga DSSA.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham CHEM dengan kenaikan sebanyak 27,93% menjadi Rp 142, ALKA naik 25% menjadi Rp 725, KOCI melesat 24,76% menjadi Rp 131, BULL menguat 24,70% menjadi Rp 414, dan YPAS menguat 24,86% menjadi Rp 1.155.
Baca Juga
Trump Klaim Perang Segera Usai, Iran Serang Kuwait dan Fasilitas Energi Global
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 43,45 poin (0,61%) menjadi 7.048 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,28 triliun. Penurunan ini dipicu atas pelemaham dalam saham sektor energi sebanyak 2,75%. Sektor industry 1,20%, sektor teknologi 1,31%, sektor consumer primer 0,45%, dan sektor keuangan 0,53%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor property dan kesehatan.
Meski IHSG ditutup anjlok, lima saham ini justru berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham CHEM menguat 34,94% menjadi Rp 112, WEHA naik 34,78% menjadi Rp 155, POLA melesat 34,48% menjadi Rp 78, dan BANK menguat 24,41% menjadi Rp 530.

