IPIM Luncurkan ETF Berbasis Pasar Uang Pertama di Indonesia, AUM Sentuh Rp 516 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Indo Premier Investment Management (IPIM) meluncurkan Reksa Dana Indo Exchange Traded Fund (ETF) RDN Kas Bertumbuh (XRDN). XRDN yang resmi tercatat dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sekaligus menjadi ETF berbasis pasar uang pertama di Indonesia.
Pencatatan perdana XRDN di BEI, ditandai dengan nilai asset under management (AUM) Rp 516,88 miliar, yang diklaim mencerminkan tingginya minat investor terhadap ETF berbasis pasar uang.
Peluncuran XRDN jadi langkah strategis IPIM dalam menjawab kebutuhan investor akan instrumen pengelolaan kas yang semakin kompetitif dan fleksibel di tengah dinamika pasar. XRDN merupakan ETF ke-16 yang dikelola oleh IPIM dan ETF ke-46 yang tercatat di BEI.
“Masyarakat pemodal Indonesia membutuhkan instrumen investasi yang likuid, stabil, transparan, berbiaya efisien, serta dapat diakses secara fleksibel, khususnya untuk pengelolaan dana jangka pendek,” jelas Direktur Indo Premier Investment Management, Noviono Darmosusilo, Senin (29/12/2025).
Selama ini, likuiditas dan fleksibilitas subscription (penempatan) dan redemption (penarikan) instrumen pasar uang konvensional terbatas hanya satu kali. XRDN hadir dengan keunggulan redemption T+0 yang memungkinkan investor melakukan pencairan dana pada hari yang sama.
Di sisi lain, perkembangan industri menunjukkan tren yang sangat positif. Dalam 12 tahun terakhir, industri reksa dana ETF di Indonesia mencatat pertumbuhan rata-rata dana kelolaan sebesar 20,45% per tahun pada 2014 - November 2025.
Sementara itu, reksa dana pasar uang mencatat pertumbuhan dana kelolaan sebesar 59,68% sejak awal 2025, seiring meningkatnya kebutuhan penempatan dana jangka pendek di tengah kondisi pasar yang dinamis.
Baca Juga
BRI-MI Siap Hadirkan ETF Emas Pertama di Indonesia, Gandeng Tiga Perusahaan Besar
Kondisi tersebut menegaskan adanya kebutuhan akan inovasi produk yang mampu menggabungkan karakteristik stabilitas instrumen pasar uang dengan keunggulan mekanisme perdagangan ETF yang likuid, transparan, dan fleksibel.
“XRDN berfokus pada instrumen pasar uang dan giro, sehingga cocok digunakan sebagai sarana pengelolaan likuiditas setara kas yang memiliki keunggulan lebih ETF. Sekarang investor memperoleh manfaat likuiditas dan fleksibilitas dapat melakukan subscription dan redemption dana sepanjang jam perdagangan,” ujar Noviono.
XRDN dirancang sebagai pilihan investasi yang mengutamakan perlindungan modal, volatilitas rendah, serta kemudahan akses likuiditas. Dengan karakteristik tersebut, produk ini diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam pasar modal.
Dalam peluncuran produk ini, IPIM kembali bekerja sama dengan Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian, serta PT Indo Premier Sekuritas sebagai Dealer Partisipan. Penunjukan ini merupakan mandat ke-18 bagi Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian Reksa Dana IPIM. (Zsazya)

