Elon Musk Ungkap Bitcoin Bergantung pada Energi di Tengah Kekhawatiran Global soal AI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - CEO Tesla Elon Musk baru-baru ini menekankan bahwa nilai Bitcoin (BTC) terkait erat dengan energi nyata, berbeda dengan uang fiat yang dapat dicetak oleh pemerintah.
Dalam sebuah tweet, Musk menyoroti bahwa Bitcoin (BTC) membutuhkan energi nyata dan pekerjaan fisik, yang membuatnya berbeda dari mata uang tradisional. Pendapat ini muncul di saat kebutuhan energi global meningkat, terutama karena pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan sedang mendorong permintaan energi ke batas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Melansir dari Pintu, Rabu (15/10/2025), beberapa analis bahkan memperkirakan bahwa untuk memenuhi kebutuhan ini, Amerika Serikat mungkin perlu membangun ratusan pembangkit listrik tenaga nuklir baru dalam beberapa tahun ke depan.
Namun, membangun infrastruktur sebesar itu dalam waktu singkat tampak tidak realistis. Dunia mungkin harus bergantung pada kombinasi energi terbarukan, penyimpanan energi, gas, dan peningkatan efisiensi untuk memenuhi kebutuhan ini.
Filosofi Energi Musk dan Bitcoin
Elon Musk telah lama menganggap energi sebagai tulang punggung nilai sejati. Melalui Tesla, ia telah berinvestasi besar-besaran dalam penyimpanan energi dan tenaga surya, termasuk produk seperti Megapacks dan Powerwalls, serta akuisisi SolarCity.
Meskipun Musk memiliki hubungan yang rumit dengan Bitcoin (BTC), sempat mengkritik proses penambangannya karena alasan lingkungan, ia kini tampaknya melihat keterkaitan Bitcoin (BTC) dengan energi sebagai kekuatan, bukan kelemahan. Ini menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC) memiliki nilai yang dapat diandalkan, terikat pada sumber daya yang langka dan nyata.
Tanggapan dari komunitas kripto terhadap tweet Musk sangat cepat dan antusias. Banyak yang bertanya kapan Tesla akan kembali menerima pembayaran dengan Bitcoin (BTC). Komentar lain menyoroti keputusan Musk sebelumnya untuk menempatkan Bitcoin (BTC) di neraca keuangan Tesla dan SpaceX, yang kini terlihat sebagai langkah yang strategis.
Bagi banyak pengikut di ruang kripto, tweet Musk dianggap sebagai sinyal positif, menunjukkan dukungan berkelanjutan untuk Bitcoin (BTC) di tengah fluktuasi pasar.

