Top! IHSG Ditutup Melesat 2,44%, Lompatan Didukung Saham Bank Papan Atas Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/8/2025), ditutup melonjak sebanyak 185,78 poin (2,44%) menjadi 7.791.70. Bahkan, IHSG intraday sempat menembus level 7.800,32 dengan nilai transaksi hari ini mencapai Rp 18,05 triliun. Lompatan didukung penguatan saham big cap, khususnya bank papan atas.
Penyumbang utama kenaikan tersebut berasal dari penguatan saham DCII sebanyak 9,99% menjadi Rp 278.250, BREN naik 2,29% menjadi Rp 8.950, BBCA menguat 3,51% menjadi Rp 8.850, BBRI naik 6,30% menjadi Rp 4.050, BMRI menguat 4,03% menjadi Rp 4.910, dan BBNI melesat 3,81% menjadi Rp 4.360. Penguatan juga didukung kenaikan sejumlah saham emiten Sinarmas, seperti DSSA, INKP, dan TKIM dan saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, CUAN, dan CDIA.
Baca Juga
Waskita (WSKT) Bangun Gedung Bahasa Rp 113 Miliar di UGM, Simak Konsepnya
Sektor penyumbang utama kenaikan tersebut adalah sektor teknologi dengan penguatan 5,52%. Disusup saham sektor keuangan 2,91%, industru melesat 5,01%, infrastruktur naik 1,99%, energi 0,92%, dan sektor kesehatan naik 0,99%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor material dasar dan properti.
Di tengah lompatan tersebut, empat saham berikut cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) melesat 34,78% menjadi Rp 186, PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) naik 34,62% menjadi Rp 105, PT PP Presisi Tbk (PPRE) naik 34,18% menjadi Rp 106, dan PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH) naik 34% menjadi Rp 67.
ARA juga melanda saham PT Impack Pratama Tbk (IMPC) naik 25% menjadi Rp 825, PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) naik 24,81% menjadi Rp 830, dan PT Pakuan Tbk (UANG) naik 24,77% menjadi Rp 272. ARA juga melanda saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) sebanyak 19,96% menjadi Rp 61.900. Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda saham NRCA melemah 14,71% menjadi Rp 725, BEEF melemah 10,59% menjadi Rp 304, CTBN melemah 9,92% menjadi Rp 5.450, PPRI turun 9,60% menjadi Rp 226, dan CMNT melemah 9,34% menjadi Rp 825, dan TIFA turun 8,85% menjadi Rp 412.
Baca Juga
BRI Danareksa Sekuritas Revisi Naik Target IHSG ke 7.960, Lima Saham Dipimpin BBCA Pilihan Teratas
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 72,54 poin (0,96%) menjadi 7.605 dengan nilai transaksi Rp 14,17 triliun. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 849,84 miliar terbanyak melanda saham BBCA Rp 425,11 miliar, BBRI Rp 234,57 miliar, dan FILM senilai Rp 117,25 miliar.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan dua saham big cap yang dikendalikan dua konglomereasi. Pertama, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat 10,06% menjadi Rp 8.750 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat sebanyak 7,21% menjadi Rp 84.200. Sebaliknya tekanan datang dari saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) setelah jatuh sebanyak 10%.
Di tengah lompatan indeks tersebut, empat saham cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham CHEM naik 34,62% menjadi Rp 105, PPRE naik 33,90% menjadi Rp 79, BRNA naik 24,63% menjadi Rp 835, dan MLPT naik 20% menjadi Rp 51.600.

