Jelang RUPS, Begini Gambaran Rasio Dividen United Tractors (UNTR)
JAKARTA, investortrust.id – PT United Tractors Tbk (UNTR) diperkirakan mengambil kebijakan normal terkait rasio pembagian dividen tahun buku 2023. Angkanya diperkirakan mencapai 40% dari raihan laba bersih tahun tersebut.
Hal ini berbeda jauh dengan tahun buku 2022, UNTR untuk pertama kalinya menetapkan rasio dividen 121% dari laba bersih tahun 2022. Rasio tersebut juga jauh, dibandingkan rata-rata dalam lima tahun terakhir dalam kisaran rasio 40-45%.
Baca Juga
Gelontorkan Rp 1,26 Triliun, UNTR Tambah Saham di Pembangkit Listrik Geothermal Ini
Tahun 2023, UNTR membukukan peningkatan laba bersih tahun lalu senilai Rp 20,61 triliun pada 2023, turun dari realisasi periode sama tahun sebelumnya Rp 21 triliun. Sedangkan pendapatan naik 4% dari Rp 123,60 triliun menjadi Rp 128,58 triliun.
“Perseroan akan menetapkan rasio dividen kembali normal dalam kisaran 40% untuk tahun buku 2023. Dengan demikian dividend yield perseroan bisa mencapai 6,3%. Perseroan mengagendakan RUPST berlangsung pada April tahun ini,” tulis riset analis Trimegah Sekuritas Willinoy Sitorus dan Alpinus Dewangga.
Selain itu, Trimegah Sekuritas menyebutkan, UNTR diprediksi terus lanjutkan investasi besar-besaran di luar bisnis batu bara, seiring dengan target keseimbangan pendapatan bisnis batu bara dan non batu bara dengan rasio 50:50.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Tuntaskan Akuisisi Tambang dan Smelter Nikel Bernilai Rp 3,2 Triliun
Tahun ini, sebut riset tersebut, UNTR akan merealisasikan kembali akuisisi perusahaan pertambangang mineral. Guna mendanai investasi disiapkan dana berkisar US$ 500 juta hingga US$ 1 miliar.
Sedangkan total belanja modal (capex) anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini diperkirakan mencapai berkisar US$ 1,3-1,4 miliar. Sekitar US$ 1,2 miliar dana akan diinvestasi pada segmen bisnis kontraktor pertambangan, sekitar US$ 100 juta untuk investasi bisnis tambang emas, dan mencapai US$ 75 juta untuk konstruksi RKEF.

