Ganti Nama Jadi FLOQ, Timothy Ronald Akuisisi Kripto Maksima Koin Milik GoTo (GOTO)?
JAKARTA, investortrust.id - PT Kripto Maksima Koin (KMK) yang merupakan bagian dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dikabarkan diambil alih oleh Timothy Ronald yang kemudian melakukan rebranding dengan mengubah nama KMK menjadi FLOQ. KMK sendiri telah mendapatkan sertifikat registrasi dari Bappebti tertanggal 28 Januari 2022 sebagai calon pedagang fisik aset kripto.
"Building the biggest crypto exchange in Indonesia," tulis Timothy dalam Instagram resmi pribadinya, Rabu (16/4/2025).
Lanjut satu hari setelahnya, ia pun menuliskan kalimat berikut di story Instagramnya "Apakah exchange lain, bakal kalah saing sama ncek kah? mungkin iya, mungkin engga. Lets see, tapi gua adalah orang yang hyper competitive dan fokus," ujarnya.
Pada hari yang sama, juga Timothy juga menuliskan akhirnya ia memiliki family office sendiri. "Exchange adalah piece puzzle terakhir," tambahnya seraya menambahkan bahwa ia tak tertarik mendirikan hedge fund.
Hedge fund dan family office memiliki perbedaan mendasar dalam skala, fokus layanan, dan tingkat kepribadian. Hedge fund adalah jenis investasi yang dikelola secara aktif dengan tujuan memberikan keuntungan tinggi, seringkali dengan menggunakan strategi investasi yang lebih agresif dan kompleks. Family office, di sisi lain, menawarkan layanan personal dan komprehensif yang mencakup pengelolaan kekayaan, perencanaan keuangan, perencanaan estate, dan berbagai aspek lainnya, untuk keluarga dengan kekayaan tinggi.
Sementara terkait kapan FLOQ akan diluncurkan, ia mengatakan dalam waktu dekat. "Akhir bulan ini atau awal bulan depan ya aplikasinya, sabar masih developing. We got the best team in J Town working on this," tulis Timothy dalam story Instagramnya.
Namun sayangnya hingga artikel ini terbit, belum ada yang memberikan konfirmasinya terkait berapa persen saham KMK yang diakuisisi dan nilai akuisisi tersebut, baik oleh Timothy Ronald, Yudhono Rawis, hingga manajemen GOTO. Adapun kabar tersebut sudah beredar sejak November 2024.
Sementara bila dilihat dari porsi kepemilikan saham KMK oleh GOTO dalam laporan keuangan 2024 nampak ada perubahan. Bila di 2023 GOTO memiliki 99,99% saham atas KMK, namun jumlah itu menyusut 32,03% di tahun 2024 menjadi tersisa 67,96%.
Baca Juga
Gandeng Eks CEO Tokocrypto, Timothy Ronald Dirikan Exchange Kripto 'FLOG'
Adapun selain Founder dan CEO Akademi Crypto Timothy Ronald, nampak Yudhono Rawis mantan CEO Tokocrypto dan juga Co Founder Akademi Crypto Kalimasada sebagai bagian dari FLOQ.
Sebelumnya, Timothy memang sempat memberikan bocoran terkait langkahnya membuat exchange. “Mungkin ini akan menjadi bulan terakhir kita memakai exchange teman baik saya, yaitu Pak Oscar. Mungkin dalam bulan-bulan depan gue akan pakai exchange gue, ya nanti akan launching. Kalian bisa cari tapi gue belum akan announce disini namanya apa. Tapi nanti aset dari borong Bitcoin ini akan gue migrasi ke exchange gue sendiri. Karena gue sudah punya tempat sendiri,” ucap Timothy dalam channel Youtube pribadinya, Selasa (1/4/2025).
GoTo Akuisisi KMK
Berdasarkan pengumuman di laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), GOTO pada 25 Agustus 2022 membeli 100% saham perusahaan kripto lokal tersebut dengan nilai transaksi Rp 124,83 miliar. Pembelian seluruh saham KMK dilakukan melalui anak usaha GOTO, PT Dompet Karya Anak Bangsa (Gopay) yang sahamnya dimiliki 99,99% oleh GOTO. Tujuan transaksi untuk perluasan kegiatan usaha perseroan.
Manajemen GOTO menyebutkan bahwa akuisisi PT KMK dilakukan dari dua penjual individual yang bersama-sama memiliki 50.000 saham perusahaan dan menegaskan tidak terdapat hubungan afiliasi dengan perusahaan.
Tidak disebut dengan rinci siapa kedua individu tersebut, tetapi GOTO mengungkapkan manajemen inti perusahaan. Walaupun tidak diketahui pasti apakah manajemen tersebut sama dengan sebelum akuisisi atau telah terjadi perubahan pasca akuisisi.
Saat itu, Budi Gandasoebrata tercatat sebagai direktur utama perusahaan, dengan satu direktur lain Niti Jain. Selanjutnya posisi komisaris utama diduduki oleh Hans Patuwo, dengan satu komisaris lain Helen Maris.
Terkait penentuan nilai akuisisi, GOTO menyebut bahwa perusahaan memperhitungkan persyaratan jumlah modal minimum untuk dapat terdaftar sebagai calon pedagang fisik aset kripto, nilai kelangkaan yang melekat pada izin yang dimiliki oleh PT Kripto Maksima Koin, dan nilai tambah prospektif yang didapat dengan menjadi pengendali akhir PT Kripto Maksima Koin untuk Grup GoTo.
Baca Juga
Tak Hanya Exchange Asing, Timothy Ronald Sebentar Lagi Luncurkan Platform Perdagangan Aset Kripto
Bahkan, Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) menilai akuisisi KMK oleh GoTo Gojek Tokopedia melalui Dompet Karya Anak Bangsa merupakan langkah tepat yang diyakini akan mendorong industri semakin berkembang.
Chairwomen ABI Asih Karnengsih mengatakan, cepat atau lambat, kehadiran GoTo akan membantu mendorong perbaikan dan kemajuan industri mata uang digital nasional. "Saya juga melihat next step GoTo akan mengarah untuk mengembangkan industri finansial. Tentu saja dengan GoTo jadi player di industri maka Kripto bisa jadi lebih mainstream lagi," katanya pada Agustus 2022 lalu.
Sebab, lanjut Asih, GoTo memiliki kapabilitas sebagai sebuah perusahaan dan memiliki ekosistem bisnis digital yang kuat. "Lebih dari capable untuk berinovasi lagi di dunia kripto. Bukan hanya perdagangan tapi bisa lebih lagi. Mereka bisa membuka kesempatan lebih besar lagi untuk berinovasi," tegasnya.
Asih meyakini masuknya GoTo ke dunia blockchain diartikan sebagai tekad untuk membangun sesuatu. "Tidak hanya lihat valuasi dari Kripto tapi mereka melihat ekosistemnya," terangnya.
Berbagai inovasi dan inisiatif yang akan dilakukan GoTo pasca akuisisi ini, diharapkan Asih akan membantu proses sosialisasi dan edukasi dunia blockchain khususnya Kripto agar semakin membumi.

