SURI Dongkrak Kapasitas Produksi Sarung Tangan Latex hingga 1 Miliar Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id – Produsen sarung tangan latex, PT Maja Agung Latexindo (SURI) menargetkan peningkatan kapasitas produksi dari 615 juta sarung tangan latex menjadi 1 miliar sarung tangan latex pada tahun 2024.
“Kemungkinan kita akan mengalami peningkatan dari 615 juta piece per tahun menjadi kurang lebih target kita di tahun 2024, 1 miliar piece. Apabila semua bisa terealisasi sesuai dengan target waktu yang telah kita terapkan 1 miliar piece di tahun 2024,” ujar Direktur Marketing SURI, Engel Stefan dalam Public Expose Insidentil oleh PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) secara daring, Kamis (15/02/2024).
Hal tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Initial Public Offering (IPO) dari SURI pada 7 Desember 2023. Langkah awal yang dilakukan oleh SURI adalah efficiency cost, yaitu dengan meningkatkan kapasitas dengan teknologi baru. Namun, karena pergantian alat tidak bisa dilakukan sekaligus, sehingga cara yang dilakukan adalah secara bertahap.
Baca Juga
Saham Maja Agung (SURI) Melesat 320%, Manajemen Ungkap Fakta Ini
“Kita tidak bisa mengganti line secara sekaligus karena itu kegiatan perusahaan harus diberhentikan. Jadi kita secara bertahap. Dari tahap pertama kita mengganti dua line, dua line, dua line, dua line. Nah, progresnya tentunya nanti akan mulai kita lihat di pertengahan sampai di akhir tahun 2024,” paparnya.
Oleh sebab itu, diharapkan kapasitas produksi bisa meningkat dan mengalami efisiensi untuk memenuhi kebutuhan pemasaran produk sarung tangan di luar negeri. Sebagai informasi, persentase aktivitas penjualan dari SURI adalah 80% ekspor ke Amerika Serikat, 10% ke beberapa negara lain dan 10% ke dalam negeri.
“Untuk penyerapan market-nya sendiri, kita meyakini 100% akan terserap oleh pasar di tahun 2024 dari peningkatan kapasitas produksi tersebut,” katanya.
Baca Juga
Perdagangan Saham Maja Agung (SURI) Dibuka Kembali, Pantau Pergerakan Harganya
“Jadi kita berharap dengan peningkatan, penambahan lahan, penggantian line yang menuju efisien, pertumbuhan, perkembangan perseroan bisa mencapai target yang betul-betul diharapkan di tahun 2024,” tutupnya.
PT Maja Agung Latexindo Tbk. (SURI) adalah emiten yang bergerak di produksi sarung tangan latex. Berdiri sejak 1988, SURI resmi mencatatkan saham perdana di BEI pada 7 Desember 2023. Saat itu, perseroan melepas sebanyak 1,26 miliar saham atau sebesar 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Saat IPO, SURI mematok di harga atas atau sebesar Rp 170 per saham. Dana yang berhasil dihimpun dari aksi korporasi ini senilai Rp 215,36 miliar. Adapun komposisi pemegang saham SURI hingga 15 Februari 2024 adalah Hansen Jap 80% dan Masyarakat 20%.

