Tiga Saham Ini Torehkan Pembalikan Arah hingga ARA Saat IHSG Lagi-lagi Melemah
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) konsisten lanjutkan koreksi hingga perdagangan intraday sesi I, Selasa (11/2/2025). Pemicu utama koreksi masih datang dari saham-saham emiten milik Prajogo Pangestu.
Berdasarkan data BEI, saham BREN turun 6,77% menjadi Rp 6.200 hingga pukul 10.20 WIB dan saham CUAN turun lebih dalam mencapai 9,37% menjadi Rp 8.225. Sedangkan tiga saham lainnya cenderung stagnan dengan penurunan tipis, seperti TPIA, BRPT, dan PTRO.
Baca Juga
Naik Rp 25.000, Emas Antam Cetak Rekor Lagi Dekati Rp 1,7 Juta Per Gram
Sedangkan secara sectoral, sektor saham infrastruktur jadi biang utama penekan indeks dengan koreksi 2,30%. Disusul saham sektor kesehatan 0,76%, sektor keuangan 0,46%, sektor property 0,86%, dan sektor energi 0,97%. Sebaliknya kenaikan hanya melanda saham sektor consumer primer dan teknologi.
Meski IHSG lanjutkan koreksi, tiga saham berikut justru berhasil pertahankan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Arthavest Tbk (ARTA) naik 25% menjadi Rp 2.900, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 24,84% menjadi Rp 402, dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) naik 24,71% menjadi Rp 1.085.
Penguatan juga melanda saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) sebanyak 23,73% menjadi Rp 4.640 dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 22,60% menjadi Rp 434.
IHSG kemarin ditutup anjlok 94,44 (1,40%) turun menjadi 6.648,14, bahkan sempat sentuh level terendah dalam 1,5 tahun terakhir di bawah level 6.600. Pemodal asing masih catatakan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 921,06 miliar didominasi saham PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 189,61 miliar dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 150,99 miliar.
Penurunan tersebut dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 2,43%, sektor industry 1,27%, sektor keuangan 1,29%, sektor property 1,22%, dan sektor consumer 0,75%. Sebaliknya satu-satunya sektor dengan penguatan adalah sektor material dasar 0,15% dan kesehatan 0,2%.
Baca Juga
Meski indeks melemah, empat saham catatkan penguatan pesat hingga auto reject atas (ARA), PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% menjadi Rp 595, PT Silo Maritime Perdana Tbk (SHIP) naik 25% menjadi Rp 975, PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 25% menjadi Rp 550, dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) menguat 24,70% menjadi Rp 1.565.
Penguatan juga melanda saham berikut PT Tanah Laut Tbk (INDX) sebanyak 30,95% menjadi Rp 110, PT Petrosea Tbk (PTRO) menguat 21,18% menjadi Rp 3.490, dan PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) naik 16,10% menjadi Rp 685.

