IHSG berpeluang Terkoreksi dengan Tiga Saham Pilihan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/2/2025), diproyeksikan bergerak dalam rentang 6.956-7.214. Belum tampak perubahan signifikan atas pergerakan indeks.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa IHSG masih tertahan di resisten MA60 dan mulai menembus support MA20 level 7.115. Pemodal disarankan untuk mewaspadai penurunan lebih dalam, jika indeks turun di bawah support 6.931.
Pergerakan indeks juga dipengaruhi laju bursa saham global akhir pekan lalu, yaitu Dow Jones melemah 0,75%, S&P500 melemah 0,50%, dan indeks Nasdaq turun sebanyak 0,28%. Sebaliknya bursa saham Eropa rata-rata ditutup naik.
Baca Juga
Kebijakan Tarif Trump pada Tiga Negara, Awal ‘Perang Dagang Global’
Sedangkan tiga saham layak direkomendasikan beli hari ini, yaitu saham BRIS dengan target harga Rp 4.040-3.350, saham GOTO dengan target harga Rp 89-96, dan saham TBIG dengan target harga Rp 2.150-2.250. Sebaliknya saham TOWR direkomendasikan jual.
Sepanjang Januari 2025, IHSG ditutup cetak penguatan sebanyak 0,41% dari level 7.079,90 menjadi 7.109,20. Sebalaiknya pemodal asing masih mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 3,70 triliun.
Sedangkan saham paling cuan sepanjang bulan Januari adalah saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) dengan penguatan mencapai 613%. Saham yang listing perdana di BEI pada 8 Januari ini berhasil torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) terhitung sejak hari perdana listing hingga hari ini.
Baca Juga
Lompatan harga juga dicatatkan saham PT Jakarta Setiabudi International (JSPT) sebanyak 230%, saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menguat sebanyak 212%, dan saham PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik mencapai 184%. Berkat penguatan pesat harga, ketiga saham tersebut masih disuspensi oleh regulator bursa. Penguatan pesat juga melanda saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) sebanyak 124%.
Terkait transaksi pemodal asing sepanjang Januari 2025 melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 3,70 triliun. Net sell terbesar dicatatkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 2,86 triliun, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebanyak Rp 765,71 miliar, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) mencapai Rp 566,18 miliar.
Sebaliknya tiga saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak bulan Januari adalah saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 430,92 miliar, PT Hero Global Investment Tbk (HGII) Rp 325,53 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 287,04 miliar.
Grafik IHSG

