IHSG Berpotensi Melaju ke 7.470 dengan Dua Saham Pilihan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/1/2025), diproyeksikan berpotensi lanjutkan penguatan menuju resisten selanjutnya 7.470. Peluang ini terbuka setelah indeks breakout resisten 7.197.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa indesk berhasil breakout kemarin dan membentuk pola double bottom, sehingga terbuka peluang penguatan ke resisten selanjutnya 7.470. Meski demikian, pemodal diminta tetap waspada, apabila indeks turun ke support 7.095.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham global, seperti penguatan Wall Street semalam setelah Dow Jones naik 0,30%, indeks S&P500 menguat 0,61%, dan indeks Nasdaq melesat 1,28%. Begitu juga dengan bursa saham Eropa ditutup mayoritas naik.
Baca Juga
Pasar Eropa Menguat, Indeks DAX Jerman Melesat ke Rekor Tertinggi Baru
Di tengah peluang penguatan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham MTEL dengan target harga Rp 700-725 dan saham TLKM dengan target harga Rp 2.880-3.010. Sebaliknya saham PTRO dan WIFI direkomendasikan jual.
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 75,31 poin (1,05%) menjadi 7.257. Investor asing juga mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 293,03 miliar didukung saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 152,82 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 104,46 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 50,35 miliar.
Kenaikan pesat IHSG kemarin didorong penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor infrastruktur 2,16%, sektor teknologi 2,54%, sektor consumer primer 1,21%, sektor consumer non primer 1,53%, sektor industry 0,71%, dan sektor material dasar 0,68%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property, kesehatan, dan transportasi.
Baca Juga
Optimisme Trump dan Prospek AI Dongkrak Wall Street, S&P 500 Sentuh Rekor Tertinggi
Saat IHSG melesat, tujuh saham ini torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) naik 34,88% menjadi Rp 232, PT Mulia Boga Raja Tbk (KEJU), PT Link Net Tbk (LINK) naik 24,92% menjadi Rp 1.855, PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 24,84% menjadi Rp 1.910.
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Voksel Electric Tbk (VOKS) naik 24,27% menjadi Rp 256, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 24,56% menjadi Rp 426, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 19,89% menjadi Rp 21.250.
Grafik IHSG

