IHSG Sesi I Ditutup Naik 20 Poin, Sejumlah Saham Ini Melesat
JAKARTA, investortrust.id –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (20/1/2025), ditutup menguat 20,61 poin (0,29%) menjadi 7.175,27. Pergerakannya dalam rentang 7.154-7.201 dengan nilai transaksi Rp 5,58 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan saham sektor material dasar 1,05%, sektor teknologi 1,65%, sektor property 0,27%, sektor consumer primer 0,42%, dan sektor energi 0,65%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor Kesehatan, sektor consumer non primer, dan sektor industry.
Baca Juga
Usai Investor Negosiasi Akuisisi 40%, Saham Remala (DATA) Dibuka ARA
Di tengah penguatan indeks, beberapa saham catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) naik 34,21% menjadi Rp 153. Penguatan juga melanda PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik 32,18% menjadi Rp 230 dan PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) naik 26,28% menjadi Rp 173.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham PT Geproma Solusi Tbk (GPSO), PT Jembo Cable Company Tbk (JECC), dan PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU).
Baca Juga
Bos BTN (BBTN) Beberkan Alasan Akuisisi Bank Victoria Syariah
Pekan lalu, IHSG berhasil torehkan penguatan sebanyak 65,79 poin (0,93%) dari 7.088,86 menjadi 7.154,65. Penguatan tersebut berbanding terbalik dengan pekan sebelumnya dengan penurunan sebanyak 1,05%.
Lebih mengesankan lagi, pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 247,45 miliar, dibandingkan pekan lalu dengan penjualan bersih (net sell) Rp 2,11 triliun. Pekan ini tercatat sebagai pekan net buy pertama untuk tahun 2025.
Grafik IHSG

