Moretelindo (MORA) Mau Private Placement Sebanyak 2,36 Miliar Saham
JAKARTA, investortrust.id – Emiten penyedia jasa internet, PT Mora Telematika Indonesia Tbk atau Moratelindo (MORA) akan menggelar Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Jumlah saham yang akan diterbitkan dalam rangka private placement yaitu sebanyak 2,36 miliar lembar saham atau sebanyak 10% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan pasca private placement, dengan nilai nominal Rp 100.
Melalui aksi korporasi ini Perseroan berharap dapat memperkuat struktur permodalan menjadi sebesar Rp 2,36 triliun, sekaligus menambah jumlah saham beredar (free float).
Baca Juga
Adapun rincian rencana penggunaan dana hasil private placement yaitu, untuk investasi Pembangunan backbone dan access termasuk data center dan ducting. Kemudian untuk modal kerja dan kegiatan umum, termasuk biaya operasional dan perawatan jaringan, biaya instalasi dan lainnya.
Perseroan juga akan menggunakan dana untuk refinancing utang jatuh tempo periode 2024-2026, sesuai dengan jadwal pekasanaan PMTHMETD yaitu maksimal 2 tahun sejak tanggal RUPSLB untuk persetujuan aksi korporasi tersebut.
Baca Juga
Mitrabara (MBAP) Bagikan Dividen Interim Rp 300,68 MIliar, Simak Jadwal Berikut
Perseroan menjadwalkan untuk menggelar Rapat Umum pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait private placement ada 30 November 2023.
Berdasarkan data per Juni 2023, para pemegangn saham MORA terdiri dari PT Chandrakarya Multikreasi dengan kepemilikan 40,83%, kemudian PT Gema Lintas Benua 30,17%, PT Smart Telecom sebanyak 18,37% dan public sebanyak 10,68%.
Setelah aksi korporasi ini rampung maka masing-masing pemegang saham akan terdilusi menjadi 37,11% untuk PT Chandrakarya Multikreasi, 27,43% untuk kepemilikan PT Gema Lintas Benua, PT Smart Telecon memiliki 16,66%, sedangkan public terdilusi menjadi 9,71%, sedangkan pemegang saham dari private placement memegang 9,09%.

