Saat IHSG Sesi I Anjlok 1,10%, Saham Ini justru ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (28/10/2024), ditutup anjlok sebanyak 84,47 poin (1,10%) menjadi 7.610,19. Pergerakan indeks dalam rentang 7.599-7.714.
Pelemahan tersebut dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor infrastruktur 1,35%, sektor teknologi 1,07%, sektor keuangan 1,24%, sektor konsumer non primer 0,67%, sektor kesehatan 0,60%, dan sektor energi 0,29%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industir 0,17%, sektor konsumer primer, dan sektor properti.
Baca Juga
Perkara Korupsi di Garuda Indonesia, Hukuman Emirsyah Satar Diperberat Jadi 10 Tahun
Meski IHSG bergerak melemah, lima saham ini justru melesat, seperti saham PT Shield On Service Tbk (SOSS) ditutup auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 24,44% menjadi Rp 840, PT Natura City Development Tbk (CITY) menguat 20,83% menjadi Rp 145, PT Sona Tourism Industry Tbk (SONA) melesat 18,75% menjadi Rp 7.125, PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) sebanyak 14,04% menjadi Rp 65, dan PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) naik 13,55% menjadi Rp 176.
Sebaliknya pelemahan melanda sejumlah berikut, yaitu saham PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), PT Sundindo Pratama Tbk (SUNI), PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR), PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA), dan PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI).
Baca Juga
Dear Pemuda! Berikut 8 Tips Cerdas agar Terhindar dari Jeratan Pinjol Ilegal
Sepankang pekan lalu, IHSG anjlok sebanyak 65,40 poin (0,84%) ke bawah 7.700, tepatnya 7.694,66. Penurunan tersebut berimbas terhadap pelemahan kapitalisasi pasar (market cap) BEI dari Rp 12.967 triliun menjadi Rp 12.888 triliun hingga akhir pekan ini. Begitu juga dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 3,62 triliun, dibandingkan pekan sebelumnya dengan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,21 triliun.
Grafik IHSG

