IHSG Sesi I Turun 0,23%, tapi Dua Saham Emiten Prajogo Ini Melambung
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (22/10/2024), ditutup melemah sebanyak 17,53 poin (0,23%) menjadi 7.755,07. Pergerakan indeks dalam rentang 7.731-7.777 dengan nilai transaksi Rp 6,40 triliun.
Pelemahan indeks dipengaruhi atas beberapa sektor saham, seperti saham sektor keuangan 0,65%, sektor infrastruktur 0,38%, sektor properti sebanyak 0,35%, sektor konsumer non primer 0,17%, dan sektor transportasi 0,64%, dan sektor material dasar 0,03%.
Baca Juga
Sebaliknya penguatan melanda beberapa sektor saham, seperti sektor energi 0,99%, sektor industri 0,55%, sektor konsumer primer 0,16%, sektor kesehatan 0,33%, dan sektor teknologi 0,36%.
Di tengah pelemahan indeks, beberapa saham ini catatkan lompatan harga, seperti saham berhasil catatkan lompatan harga, seperti saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu PT Petrosea Tbk (PTRO) naik 19,16% menjadi Rp 17.100, PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) naik 18,09% menjadi Rp 111, PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) naik 17,20% menjadi Rp 184, PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) naik 15,67% menjadi Rp 310, dan PT Petrindao Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 14,97% menjadi Rp 8.450.
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK), PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF), dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI).
Baca Juga
Prabowo Lantik 7 Tokoh sebagai Penasihat Khusus, Ada Luhut hingga Terawan
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 12,54 poin (0,16%) menjadi 7.772,60. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar Rp 322,03 miliar, yaitu saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 115,93 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 83,80 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 60,82 miliar.
Penguatan tersebut ditopang sentimen pelantikan menteri dan wakil menteri pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Beberapa sektor saham dengan kenaikan paling pesat, yaitu saham sektor industri naik 10,5%, sektor teknologi naik 1,86%, sektor transportasi menguat 1,03%, sektor properti menguat 1,15%, dan sektor keuangan naik 0,48%. Sebaliknya sektor yang melemah adalah saham infrastruktur, kesehatan, dan konsumer non primer.
Grafik IHSG Sesi I

