Transaksi Pekan Ini, Indo Premiers Jagokan Tiga Saham
JAKARTA, investortrust.id - Indo Premier Sekuritas (IPOT) mengimbau para trader saham untuk mencermati dua sentimen pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024) sepanjang pekan ini.
Dua sentiment itu adalah laporan keuangan emiten kuartal-III dan pergerakan investor asing pekan ini 21-25 Oktober 2024. Sedangkan pengumuman kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto semalam juga bisa mendorong penguatan IHSG.
Baca Juga
Lanjutkan Tugas Jadi Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto Akan Fokus pada Sejumlah Target Ini
Community Lead Indo Premier Sekuritas Angga Septianus mengatakan, para trader wajib mencermati perkiraan rilis laporan keuangan yang akan mulai dirilis jelang akhir Oktober.
“Selain itu pengumuman kabinet baru juga menjadi perhatian investor domestik maupun asing untuk kembali mengambil posisi ke saham-saham terkait kebijakan pemerintahan baru Prabowo-Gibran untuk periode ke depan," tegas Angga.
Baca Juga
Susunan Lengkap Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran, Ada 7 Menko dan 56 Wamen
Mengacu pada sentimen di atas, IPOT merekomendasikan tiga saham untuk ditransaksikan dengan rekomendasi beli sepanjang pekan ini.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
Rekomendasi : buy
Entry : Rp 7.825
Support : Rp 7.525
Resistance : Rp 8.450
Saham ini layak direkomendasikan didukung sektor barang baku, seperti semen dinilai mendapat sentimen positif, karena prospek yang cerah seiring program Presiden Prabowo yang berkeinginan membangun 15 juta rumah, sehingga permintaan semen sebagai bahan penunjang properti dapat meningkat.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
Rekomendasi : buy
Entry : Rp 4.120
Support : Rp 4.030
Resistance : Rp 4.400
Sektor IDX BASIC masih bergerak uptrend secara teknikal dan mengalami penguatan 4,02% seminggu kemarin masih tertopang sentimen stimulus China yang secara jangka menengah-panjang ke depan akan baik untuk pertumbuhan China. INCO juga masih tertahan di atas level psikologis Rp 4.000.
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
Rekomendasi : Buy On Breakout
Entry : Rp 1.640
Support : Rp 1.590
Resistance : Rp 1.750
Penurunan harga jagung sebagai bahan pakan ayam dan prospek pemulihan harga ayam di kuartal IV-2024 menjadi katalis positif JPFA. Terlebih secara teknikal mingguan menunjukkan momentum kenaikan lanjutan. Dengan harga terakhir di Rp 1.610.

