IHSG Dibuka Melesat, Mayoritas Sektor Saham Naik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/10/2024), dibuka menguat sebanyak 24 poin (0,41%) menjadi 7.584. Penguatan tersebut ditopang kenaikan mayoritas sektor saham.
Beberapa sektor saham dengan penguatan pesat, yaitu saham material dasar, sektor consumer non primer, sektor infrastruktur, sektor teknologi, dan sektor keuangan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan.
Baca Juga
Pasar Taruhan Kemenangan Trump Menguat, Harga Saham Trump Media Melonjak
Di tengah penguatan tersebut, tiga saham ini torehkan lompatan harga yang mengesankan, yaitu saham PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) naik 20,97% menjadi Rp 600, PT Agro Yasa Lesatari Tbk (AYLS) naik 18,81% menjadi Rp 120, dan PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) menguat 10,64% menjadi Rp 208.
Sebaliknya tiga saham dengan penurunan paling dalam awal transaksi ini, yaitu saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA), PT Duta Intidaya Tbk (DAYA), dan PT Pakuan Tbk (UANG).
IHSG kemarin ditutup menguat 39,06 poin (0,52%) menjadi 7.559,66. Meski demikian, pemodal asing masih mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 295,93 miliar. Terbanyak disumbangkan saham saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 165,57 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 144,36 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 65,16 miliar
Baca Juga
Jelang Pelantikan Prabowo, Laju Saham BBTN Tersengat Program Perumahan
Penguatan IHSG kemarin ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 1,74%, sektor energi 1,04%, sektor consumer non primer 0,89%, sektor teknologi 0,99%, sektor keuangan 0,44%, dan sektor consumer primer 0,40%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor infrastruktur, sektor industry, sektor kesehatan, dan sektor transportasi.
Sejalan dengan penguatan IHSG hari ini, dua saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Carsurin Tbk (SRCN) sebanyak 34,31% menjadi Rp 137 dan PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) naik 34,67% menjadi Rp 101.

