IHSG Masih Tren Bullish, Intip Deretan Saham Potensi Cuan Besar Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham diramal bergerak pada zona hijau sepanjang perdagangan pekan ini, periode 22 – 26 Juli 2024.
Tim Riset PT Phintraco Sekuritas memprakirakan, pada periode tersebut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguju target resistance baru pada level 7.350 – 7.380.
‘’Didorong sejumlah sentimen positif, kami meyakini IHSG diyakini masih bergerak dalam bullish trend pekan ini,’’ urai Tim Riset PT Phintraco Sekuritas dalam riset mingguan yang dikutip, Minggu (21/7/2024).
Seiring tren bullish, sejumlah saham diprediksi berpotensi memberikan cuan bagi pemodal pekan ini, diantaranya saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Avia Avian Tbk (AVIA).
Selanjutnya saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).
Baca Juga
Erick Thohir Dorong Influencer BUMN Kuasai Keterampilan Digital
Sentimen positif kuat yang menopang penguatan IHSG pekan ini yaitu, data investasi riil oleh BKPM yang akan dirilis pekan ini. Kondisi ini diyakini mempengaruhi pandangan pasar terhadap outlook ekonomi jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Oktober 2024 mendatang.
‘’Pasar nampaknya sudah mengantisipasi kemungkinan perlambatan pertumbuhan investasi riil,’’ imbuhnya.
Sementara untuk perdagangan Senin (22/7/2024) besok, pasar saham diprediksi bergerak fluktuatif, dengan potensi pergerakan pada kisaran level 7.250 – 7.330.
Prediksi arah pasar Senin besok dilatari oleh pelemahan indeks-indeks global, di Amerika Serikat (AS) dan Eropa yang melemah pada Jumat (19/7/2024) akhir pekan lalu.
Baca Juga
Pelemahan tersebut salah satunya disebabkan oleh respon pada terhadap IT blackout yang sempat mengganggu operasional sejumlah bidang usaha dan pelayanan umum di Jumat (19/7/2024).
Disamping itu, pelemahan indeks-indeks utama di Wall Street (19/7/2024) juga masih dipicu oleh rotasi ke saham-saham berkapitalisasi kecil yang diyakini pasar memperoleh keuntungan signifikan dari pemangkasan sukubunga acuan oleh the Fed.

