Sepekan, Prajogo Raup Cuan Rp 100 Miliar dari Borong Saham Barito Renewables (BREN)
JAKARTA, investortrust.id – Prajogo Pangestu cuan besar dari aksi borong saham saat harga PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) anjlok pada perdagangan pekan lalu. Total potensi keuntungan yang diraup dalam sepekan nyaris Rp 100 miliar.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan penurunan dalam saham BREN setelah masuk papan pemantauan khusus dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA). Saham BREN turun dari level penutupan 22 Mei Rp 11.250 menjadi Rp 8.450 pada penutupan bursa kemarin, bahkan BREN sempat terjungkal ke level Rp 6.050 pada 7 Juni 2024.
Baca Juga
Mau Transaksi Saham Barito Renewables (BREN)? Simak Dua Berita Penting Ini
Dipicu penurunan dalam saham BREN setelah masuk papan pemantauan khusus, Prajogo Pangestu bertindak dengan memborong sebanyak 37.848.800 saham BREN pada 10 Juni 2024. Aksi borong kembali dilanjukan pada 12 Juni 2024 dengan membeli 10 juta saham BREN. Alhasil total saham BREN yang digenggam langsung atas nama Prajogo Pangestu mencapai 47.848.800.
Jika mengacu harga penutupan saham BREN pada 10 Juni level Rp 6.650, maka total dana yang digelontorkan untuk membeli sebanyak 37,84 juta saham BREN berkisar Rp 251,69 miliar. Sedangkan pada 12 Juni, harga saham BREN ditutup level 8.025, sehingga pembelian sebanyak 10 juta saham ini diperkirakan mencapai Rp 80,02 miliar.
Didasarkan harga sesi I intraday BEI, Jumat (21/6/2024), nilai saham BREN yang dipegang langsung Prajogo telah mencapai Rp 430,63 miliar denggan mengacu harga intraday BREN level Rp 9.000. Dengan demikian, Prajogo Pangestu telah meraup cuan Rp 98,92 miliar atau nyaris Rp 100 miliar dalam sepekan terakhir.
Baca Juga
Saat ARB, Prajogo Pangestu Mendadak Borong Puluhan Juta Saham Barito Renewables (BREN)
Sedangkan berdasarkan data registrasi pemegang saham di BEI, Prajogo Pangestu bertindak sebagai pengendali BREN melalui perusahaan terkendalinya PT Barito Paicific Tbk (BRPT) dengan kepemilikan 64,666% saham BREN. Sisanya dikuasai perusahaan affiliasi Green Era Energy Pte sebanyak 23,603% dan masyarakat menggenggam 11,731% saham.
Hari ini, saham BEI resmi mengeluarkan saham BREN dari papan pemantauan khusus dengan mekanisme perdagangan FCA. “Dengan ini bursa mengumumkan pencabutan efek bersifat ekutas dari pemantauan khusus terhadap saham BREN. Pencabutan berlaku mulai 21 Juni 2024,” tulis penguman resmi Kepala Divisi PLP BEI Teuku Fahmi Ariandar di Jakarta, Kamis (20/6/2024).
Sebelumnya, saham BREN telah masuk dalam papan pemantauan khusus dengan mekanisme perdagangan FCA sejak 29 Mei akibat melanggar ketentuan kriteria 10, yaitu dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan aktivitas perdagangan.
Saham BREN sebelum masuk papan pemantauan khusus mencatatkan lompatan harga. Lompatan tersebut menjadikan saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini disuspensi oleh bursa lebih dari satu hari hingga akhirnya masuk dalam papan pemantauan khusus.
Grafik Saham BREN

