Marak Pemimpin Dunia Dukung Kripto, Indodax: Perlu Dibarengi Inovasi dan Regulasi yang Seimbang
JAKARTA, investortrust.id - Saat ini marak beberapa pemimpin dunia memberikan dukungan yang kuat terhadap aset digital, khususnya kripto. Platform crypto exchange Indodax, menilai perlunya dibarengi dengan inovasi dan regulasi yang seimbang.
“Dukungan dari pemimpin-pemimpin dunia merupakan dorongan positif bagi pertumbuhan industri kripto secara global. Pentingnya regulasi yang seimbang dan inovasi terus menerus untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan ekosistem kripto bagi para pengguna,” ujar CEO Indodax Oscar Darmawan, dalam keterangan resmi, Selasa (11/6/2024).
Beberapa contoh seperti Presiden El Salvador Nayib Bukele yang melegalkan Bitcoin sebagai mata uang di negaranya pada tahun 2021. Langkah ini mengukuhkan El Salvador sebagai pelopor dalam adopsi kripto secara resmi oleh sebuah negara.
Baca Juga
Ketimbang Properti, Warga Selandia Baru Lebih Pilih Investasi di Kripto
Lalu, mantan presiden Amerika Serikat (AS) yang mencalonkan diri lagi, yakni Donald Trump kembali menunjukan sinyal positif terhadap aset kripto. Padahal, awalnya Trump menyatakan keraguan terkait hal ini.
Di sisi bersamaan Presiden AS saat ini Joe biden juga melakukan pendekatan ke komunitas kripto di masa kampanyenya. Setelah sebelumnya pada 2021, ia mengatakan jika kripto adalah sesuatu yang berbahaya.
Di dalam negeri, Wakil Presiden Terpilih RI Gibran Rakabuming Raka, saat masa kampanyenya juga sempat menyinggung kripto. Disebutkan bahwa Indonesia harus menyiapkan anak muda yang ahli di bidang artificial intelligence (AI), kripto, dan ahli robotik.
Baca Juga
Bank Sentral Brazil Targetkan Proposal Regulasi Kripto Rampung Akhir Tahun Ini
“Peran presiden dalam membentuk kebijakan terkait aset digital khususnya kripto, sangatlah penting. Mereka memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah regulasi pemerintah yang dapat mempengaruhi adopsi kripto secara nasional maupun internasional,” kata Oscar.
Adapula presiden baru Argentina, Javier Milei yang melihat Bitcoin sebagai kunci untuk memulihkan perekonomian saat negaranya mengalami krisis. Adapun mata uang peso saat ini mengalami inflasi sekitar 140%.
“Highlight terhadap presiden-presiden dan juga tokoh berpengaruh yang dipilih karena sikap mereka yang pro kripto menjadi sinyal positif pertumbuhan ekosistem di negara mereka masing-masing,” ucap Oscar.

