Mandiri Investasi Bidik Pertumbuhan AUM hingga 10% di 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Mandiri Manajemen Investasi, anak usaha PT Mandiri Sekuritas, membidik pertumbuhan kelolaan dana (asset under Management/AUM) tahun 2024 sebesar 10%, dibandingkan realisasi tahun lalu senilai Rp 43,34 triliun.
Direktur Utama Mandiri Investasi Aliyahdin Saugi menjelaskan, meskipun ekonomi domestik tahun ini masih dibayangi tekanan ekonomi global akibat kondisi geopolitik yang memanas, perseroan tetap optimistis mempertahankan pertumbuha AUM.
Guna merealisasikan pertumbuhan, dia mengatakan, Mandiri Investasi akan menerbitkan sejumlah produk reksa dana dan produk-produk investasi alternatif serta meningkatkan pemasaran produk-produk yang telah ada.
Baca Juga
Mandiri Manajemen Investasi Incar AUM Reksa Dana Rp 47 Triliun
Tahun ini, Mandiri Investasi menargetkan pertumbuhan dana kelolaan sebesar 10% yang didorong oleh reksa dana terbuka dari kelas aset saham, obligasi, dan pasar uang serta produk investasi alternatif.
“Selain peluncuran produk baru, kami akan meningkatkan dana kelolaan dari produk eksisting dengan menerapkan fitur share class. Dengan adanya share class, kami dapat memenuhi kebutuhan investor yang dinamis secara kompetitif,” Aliyahdin secara tertulis, Rabu (10/1/2024).
Mandiri Investasi juga akan meningkatkan penetrasi nasabah melalui sinergi dalam Mandiri Group dan meningkatkan pemasaran di Agen Penjual Efek Reksa Dana. Hal ini bertujuan menjangkau nasabah di luar Indonesia. ”Kami akan mengoptimalkan subsidiary Mandiri Investasi di Singapura yaitu Mandiri Investment Management Singapore,” sambung Aliyahdin yang akrab disapa Adi.
Terkait realisasi AUM tahun 2023 senilai Rp 43,34 triliun, dia mengatakan, ditopang sejumlah terobosan yang diwujudkan perusahaan. Terutama dalam penerbitan produk investasi baru serta fokus dalam meningkatkan performa dari setiap produk investasi yang dikelola.
Baca Juga
Dana Kelolaan dan NAB Reksa Dana Menyusut, OJK Sebutkan Penyebabnya
“Tahun lalu adalah tahun penuh tantangan bagi industri jasa keuangan, khususnya pengelola asset management. Kami bersyukur Mandiri Investasi tetap dapat bertumbuh dan mempertahankan posisi pada 10 besar Manajer Investasi di Indonesia,” terangnya.
Sepanjang 2023, Mandiri Investasi menerbitkan beberapa produk investasi baru salah satunya produk Reksa Dana Indeks ETF yang berinvestasi pada saham di indeks LQ45 yaitu Mandiri ETF LQ45. Perseroan juga memperoleh berbagai penghargaan dalam pengelolaan investasi, salah satunya sebagai Best Investor pada ESG Award dari Yayasan SRI KEHATI. Hal ini jadi bukti dari komitmen perusahaan dalam investasi yang berkelanjutan. (CR-10)

